Blusukan Mas Dhito Tampung Keluhan Dan Edukasikan Kepada Gapoktan Cara Olah Pupuk Organik

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Lebih mendalami akan permasalahan yang ada di Kabupaten Kediri Calon Tunggal Bupati Hanandhito Himawan Pramono sekurangnya hampir satu tahun ini terjun kelapangan guna menampung berbagai keluhan masyarakat yang ada.

Tergerak akan hal itu Mas Dhito sapaan akrab Calon Bupati muda tersebut jauh hari mempersiapkan segala rencana apabila nantinya diberikan amanah oleh masyarakat menjadi Bupati Kediri akan merubah Kabupaten Kediri lebih baik dari yang sebelumnya dengan berbagai program yang lebih mengedepankan masyarakat kalangan kebawah.

Pada agenda blusukan hari ini,melihat mayoritas warga pinggiran Kabupaten Kediri banyak bergerak di bidang pertanian,dengan program unggulan yang diusung yaitu DHITO(Desa Inovasi Tani Organik)bertempat di Desa Tertek dan Desa Bringin Kabupaten Kediri,Calon Bupati Muda ini menyampaikan bahwasanya dia ingin merubah konsep dan sudut pandang para petani akan penggunaan pupuk kimia saat berdialog bersama.sabtu(24/10)

Dijelaskan oleh Mas Dhito”dilihat saat ini banyak para petani bergantung pada pupuk kimia untuk area persawahan,banyak dampak yang terjadi selain kesuburan tanah yang akan berkurang dalam jangka panjang juga hasilnya yang kurang maksimal”.

“Kali ini saya ingin merubah akan hal itu,selain pupuk subsidi yang sudah mulai langka untuk mendapatkanya,hasil yang di capai juga kurang maksimal,maka dengan program DHITO saya ingin mengajak masyarakat beralih ke pupuk organik”.

Bekerjasama dengan kementrian Pertanian nantinya apabila amanah Bupati yang harus saya emban,bagaimana upaya saya untuk
membangun Kabupaten Kediri lebih baik dari yang sebelumnya di berbagai sektor termasuk pertanian”.imbuhnya.

“Dengan mengedukasi petani akan beralih ke pupuk organik,Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas terkait akan mendampingi petani dengan para ahli di bidang pertanian pembuatan pupuk organik dari awal mulai pembuatan pupuk,proses penanaman hingga panen terus kita pantau,apabila hasil panen yang tidak sesuai dengan harapan kita akan memberikan jaminan atau garansi kepada petani tersebut”.jelas Mas Dhito

“Diakhir kegiatan Mas Dhito bersama para perani yang tergabung di Gapoktan secara langsung untuk mengedukasi para petani bagaimana cara pembuatan pupuk organik yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian yang sebelumnya harus menggunakan pupuk kimia”ungkapnya .(pan)


Loading...

Pos terkait

Loading...