Sosialisasi dan Deklarasi Anti Politik Uang di Kelurahan Jepon

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Warga dan pemuda RW 6 Kidangan Kelurahan Jepon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora menggelar deklarasi sikap politik dan anti politik uang pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Blora dalam Pilkada serentak 2020.

Acara ini dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Blora Lulus Mariyonan, Kapolsek Jepon Iptu Supriyono, Camat Jepon Ani Wahyu Kumalasari, serta Danramil 05/Jepon kapten Inf Surana di kantor Kelurahan Jepon kecamatan Jepon Kabupaten Blora.

Bacaan Lainnya

“Jadi ada pendidikan politik yang kita ajarkan ke masyarakat. Harapannya ini nanti bisa menyebar ke sekitarnya,” ucap Gatot selaku koordinator acara, Sabtu (24/10/2020).

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah untuk mengingatkan akan pentingnya pendidikan politik kepada masyarakat khususnya pada penyelenggaraan Pilkada 2020 Kabupaten Blora agar tidak terjadi politik uang serta politisasi SARA dalam pelaksanaan Pilkada 2020 kabupaten Blora.

Adapun empat poin yang tertuang dalam deklarasi sikap politik dan anti politik uang yang disampaikan warga dan pemuda warga setempat, yakni :

1. Bahwa politik uang adalah bentuk intervensi terhadap pilihan bebas warga pemilih yang berdampak kerusakan sosial jangka panjang,
2. Bahwa keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam politik pemenangan pasangan calon Bupati/Wakil Bupati adalah bentuk ketidaktaatan dan ketidakpatuhan terhadap negara,
3. Bahwa segala bentuk kampanye hitam adalah pembodohan yang dipelihara pasangan calon Bupati/Wakil Bupati dan tim suksesnya,
4. Bahwa pendidikan politik dan demokrasi yang bersih dan sehat mutlak diperlukan demi kemajuan bangsa dan negara.

Ketua Bawaslu Blora, Lulus Mariyonan mengapresiasi kesadaran masyarakat untuk menolak politik uang. Ia berharap kegiatan ini bisa diikuti Desa-desa lain.

“Kami apresiasi setinggi tingginya kegiatan ini. Semoga ini tidak ceremonial saja, namun muncul kesadaran untuk melakukannya. Ini yang pertama di Kecamatan Jepon. Semoga bisa diikuti pemuda – pemuda di Desa lain,” kata Lulus.

Camat Jepon Ani Wahyu Kumalasari, mengapresiasi kegiatan ini dan mengatakan bahwa pendidikan politik menjadi salah satu cara untuk merubah sudut pandang masyarakat yang mungkin kekurangan akan informasi tentang penyelenggaraan Pemilu, salah satunya adalah dengan sosialisasi dan deklarasi anti politik uang.

“Bawaslu dan KPU yang bertugas mengawasi dan menyelenggarakan Pilkada 2020, ada tugas lain yang sangat fundamental yaitu memberi pendidikan politik yang baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Jepon Iptu Supriyono membeberkan bahwa sesuai dengan instruksi Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, SIK, M.Hum bahwa Kepolisian, dalam hal ini Polres Blora akan all out dalam mengawal dan mengamankan jalannya Pilkada 2020 di Blora.

“Kami dari kepolisian akan all out dalam mengamankan setiap tahapan Pilkada 2020, baik dari ancaman gangguan kamtibmas maupun dalam antisipasi Covid-19, karena Pilkada tahun ini dilaksanakan saat pandemi Covid-19,” beber Kapolsek.

Akhir dari kegiatan tersebut ditandai dengan Pembacaan dan Penandatanganan Deklarasi Anti Politik Uang.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...