Mahasiswa UIN Walisongo Perkenalkan Metode Penanaman Hidroponik ke Masyarakat Warugunung

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Rembang – Sejumlah Mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 6 mengadakan pelatihan penanaman hidroponik di Desa Warugunung Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang.

“Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari kelompok 6, melihat kondisi desa dimana para pemuda sangat sedikit yang berminat untuk menjadi petani, sehingga diperlukan sosialisasi mengenai penanaman hidroponik,” ujar Nailus Saibah, salah satu anggota KKN, Minggu (25/10/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, teknik budidaya atau bertanam secara Hidroponik dapat dilakukan oleh sebagian orang yang tidak memiliki lahan. Mereka dapat menghemat penggunaan pupuk, karena pemberiannya diatur sesuai kebutuhan tanaman. Bebas dari serangan hama dan penyakit yang berasal dari dalam tanah. Dengan memanfaatkan media botol bekas, para Mahasiswa mengajak warga sekitar beserta kelompok tani untuk melakukan pelatihan penanaman Hidroponik.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Warugunung, Muhammad Ridwan. Bahkan, Kades menilai bahwa menambah pendapatan ekonomi bagi warganya.

“Alhamdulillah, sosialisasi pelatihan yang diadakan oleh Mahasiswa KKN Reguler Kelompok 6 UIN Walisongo kepada warga untuk penanaman tanaman Hidroponik bisa berjalan dengan baik. Untuk harapan kedepannya semoga ibu-ibu PKK, karang taruna dan warga desa bisa menanam tanaman ini. Walau mereka tidak memiliki lahan yang luas (sempit), dan untuk menambah nilai-nilai terutama pendapatan ibu-ibu PKK untuk kebutuhan sehari-hari seperti sayur-sayuran dan kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dia berharap dari kegiatan ini para warganya bisa menindaklanjuti dan menerapkannya di rumah.

“Harapan yang diadakan dalam kegiatan ini adalah agar bisa ditindaklanjuti, terutama dari ibu-ibu PKK dan Karang Taruna untuk bisa dikembangkan dan dilaksanakan di pekarangan masing-masing rumah. Kedepannya untuk desa kami dari lingkungan rumah bisa tertata rapi dengan penghijauan dan lahan tidak kosong,” harap Kades Ridwan.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...