Tes Pengisian Perangkat Desa di Bojonegoro Diduga Ada Kecurangan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Bojonegoro – Pelaksanaan Tes Pengisian Perangkat Desa yang dilaksanakan oleh Panitia Desa Ngraho Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melalui pihak ketiga yakni Universitas Narutama Surabaya, diduga terdapat kecurangan.

“Menurut saya ada beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan tes pengisian perangkat desa kali ini, diantaranya adalah tidak tersegelnya naskah soal dan kunci jawaban, sehingga diduga naskah soal maupun kunci jawaban tersebut telah bocor,” ucap salah satu peserta tes yang enggan disebutkan namanya kepada analisapublik.com, Selasa (03/11/2020).

Bacaan Lainnya

Dirinya menambahkan kecurigaannya terkait lembar jawaban yang tidak dijaga pihak keamanan.

“Yang kedua adalah transitnya lembar jawaban di ruangan kantor pihak ketiga di tempat tes tersebut, jadi wajar kalau kita bersu’udhon, apa yang dilakukan oleh pihak ketiga di dalam ruangan tersebut terhadap lembar jawaban kita juga tidak tahu. Kenapa tidak langsung diletakkan di ruang koreksi dan dijaga oleh petugas keamanan,” tambahnya.

Sementara itu dari pihak ketiga, Universitas Narutama Surabaya melalui juru bicara Arif Dwi Cahyono saat dikonfirmasi terkait tidak tersegelnya naskah soal dan juga membantah dugaan kebocoran lembar jawaban.

“Kami berani menjamin bahwa naskah soal berikut lembar jawaban tidak ada kebocoran. Kami mulai berangkat dari Surabaya sampai kesini dikawal oleh Polsek Gayam. Jadi perlu kami tegaskan bahwa yang mendapat nilai tertinggi tersebut adalah murni hasil belajar peserta, dan soal itu banyak terdiri dari Undang-Undang Desa, Numerik dan scholastik,” ujar Arif Dwi Cahyono.

Hal ini juga dibenarkan oleh tokoh masyarakat desa setempat yang mengatakan, “Purwanto, M. Rodianto, M. Muslim dan Sukandar sebelumnya sudah ramai menjadi perbincangan masyarakat desa Ngraho. Keempat nama tersebut sebelumnya sudah diprediksi oleh masyarakat bahwa mereka-lah nanti yang akan mendapatkan nilai tertinggi dalam tes pengisian perangkat desa Ngraho nanti, dan nyatanya sekarang sudah terbukti,” ujar Sukiran salah satu warga desa Ngraho.

Tes Pengisian Perangkat Desa ini dilakukan oleh 6 Desa di wilayah Kecamatan Gayam yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Gayam. Enam desa tersebut yakni Beged, Ngraho, Manukan, Ringintunggal, Katur dan Mojodelik. Tes tertulis yang dilanjutkan dengan koreksi ini dilaksanakan setelah melalui beberapa proses tahapan sebelumnya.

Dalam tes ini, pihak panitia Desa Ngraho menggandeng pihak ketiga yaitu Universitas Narutama Surabaya. Tes ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dan baru berakhir pada pukul 18.00 WIB, dikarenakan desa Ngraho merupakan desa terakhir yang dilakukan pengoreksian. Panitia Desa Ngraho membuka lowongan dengan 4 formasi (sekretaris desa, kasi pelayanan, kaur perencanaan dan kaur kesra) dan diikuti oleh 64 peserta.
(Jay/Goen)


Loading...

Pos terkait

Loading...