Mas Dhito Optimalkan Berbagai Sektor Dan Perankan Pemuda Pada Debat Pilkada Ke-2

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Lanjutan Debat Publik tahap ke II Calon Bupati Kediri tahun 2020, pada pelaksaan tahapan KPUD Kabupaten Kediri tersebut berada di Surabaya yang berlokasi di salah satu stasiun televisi swasta di seputaran Jl.Raya Darmo.selasa malam(17/11)

Pada kegiatan ini selain dihadiri pasangan Calon Tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa juga turut pula anggota Komisioner KPUD Kabupaten Kediri beserta ketua Ninik Sunarmi dan panelis yang akan memberikan pertanyaan maupun tanggapan kepada pasangan Calon Bupati Kediri tersebut.

Kelima panelis pada debat pilkada tahap ke dua yang diselenggaran tersebut yaitu Taufiq Al Amin dari akademisi,Abdus Salam selaku(Konsultan atau Fasilitator Program),Nur Subeki (Akademisi),Agus Mahfud Fauzi(Akademisi),dan Achmad Room Fitrianto seorang(Penggiat UMKM).

Yang menjadi tema debat publik saat ini”Ekonomi Dan Pembangunan Daerah”hal ini bertujuan untuk menajamkan visi dan misi pasangan calon Bupati Kediri kedepan sehingga masyarakat Kabupaten Kediri yang akan menilainya.ungkap ketua KPU Kabupaten Kediri saat sambutan.

Berbagai pertanyaan yang dilontarkan para panelis kepada pasangan calon Bupati Muda tersebut,telah digamblangkan melalui jawabanya oleh Mas Dhito ataupun Mbak Dewi seperti yang ada pada visi dan misi serta berbagai program unggulan.

Diluar ruang setelah pelaksanaan debat publik,Mas Dhito bersama awak media menjelaskan”terkait dengan perekonomian dan pembangunan daerah di Kabupaten Kediri sesuai tema debat kali ini,bahwa untuk pembangunan daerah hal utama dengan memberikan kemudahan dalam perizinan yang tidak kurang dari satu minggu”.

“Adanya Investor masuk dan memberikan suatu  kebijakan akan sangat berdampak guna kemajuan Kabupaten Kediri,dalam bidang infrastruktur dan prasarana wilayah yakni memfasilitasi program stategis nasional, mengembangkan jaringan jalur strategis antar wilayah kediri dan sekitarnya,serta kebijakan tata ruang wilayah zonasi,menyempurnakan kebijakan tata ruang sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan”.imbuh Mas Dhito.

“Terus dukung pengembangan ekonomi digital, dan mendorong inovasi desa wisata,terkait kebijakan BUMN,diantaranya mengoptimalkan perusahaan- perusahaan daerah,termasuk juga pertanian dan pariwisata karena pada tahun 2022 Kabupaten Kediri akan memiliki bandara bertaraf Internasional,itu termasuk salah satu hal yang membantu dalam peningkatan pendapatan daerah”.

“Singgung terkait peran pemuda Millenial,berharap pembangunan daerah harus melibatkan para pemuda dengan terjun kelapangan secara langsung,baik nanti di sektor pertanian,UMKM ataupun pariwisata”terang Mas Dhito di akhir wawancara.(pan)


Loading...

Pos terkait

Loading...