Logistik Pemilu Direncanakan Minggu Depan Tiba di KPU Blora

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Untuk antisipasi gangguan Kamtibmas serta memastikan pelaksanaan kegiatan pelipatan dan persortiran surat suara Pilkada 2020 Kabupaten Blora berjalan sesuai dengan protokol kesehatan, Polres Blora Polda Jawa Tengah melakukan pengamanan dan pemantauan di Gudang KPU Blora Jalan Sumbawa No.21 A Jetis Blora.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, SIK, M.Hum melalui Kabag Ops Kompol Supriyo, S.Sos, M.Si mengungkapkan bahwa penjagaan di Gudang KPU, kantor KPU dan kantor Bawaslu diperketat dengan tujuan utama untuk menjaga keamanan dan kelancaran tahapan Pilkada 2020, hingga sampai tahapan paling akhir.

Bacaan Lainnya

“Pengamanan di gudang logistik Pilkada 2020 dilakukan selama 1 x 24 jam, selain itu juga ada tim patroli yang menyambangi rutin setiap waktu,” ungkap Kompol Supriyo, Kamis, (19/11/2020).

Terkait teknis pengamanannya, Kabag Ops mengatakan bahwa Polri sebagai institusi pengamanan bersinergi dengan Bawaslu yang bertugas mengawasi kegiatan penyelengaraan Pilkada 2020. pengamanan tersebut akan dilakukan baik di dalam maupun di luar lokasi gudang untuk antisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

“Ada personil baju preman di dalam yang mantau proses pelipatan surat suara, dan selebihnya berjaga di luar gedung. Saya perintahkan setiap dua jam personil jaga gudang KPU harus laporan situasi melalui pesawat HT agar selalu terpantau pimpinan,” tandas Kabag Ops.

Sementara itu, Ketua KPU Blora M. Hamdun mengatakan bahwa logistik pemilu sebagian sudah didistribusikan di kantor Panitia Pemungutan Suara (PPK).

“Yang APD (alat pelindung diri) sudah, yang untuk pungut hitung belum. H-7 mulai distribusi supaya tidak terlalu lama di PPK,” ucapnya.

Pihaknya menambahkan bahwa saat ini logistik pemilu yang sudah disimpan di gudang KPU Blora diantaranya surat suara, kotak suara, tinta, pipet tetes tinta, alas coblos, ATK, segel, kabel ties.

“Yang belum datang formulir, sampul dan alat bantu tuna netra. Kita rencanakan minggu depan tiba di gudang KPU semua,” tambahnya.

Mengenai adanya anggota jajaran KPU dari hasil tes covid yang reaktif, Hamdun menyerahkan sepenuhnya ke Dinas Kesehatan.

“Kalau terkait aturan penyelenggaraan tidak diatur, tetapi terkait protokol kesehatan, kami serahkan sepenuhnya kepada Dinkes. Kami menghimbau kepada seluruh jajaran penyelenggara untuk taat protokol kesehatan,” pungkas Hamdun.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...