Lolos Seleksi, 150 Orang Dilantik Sebagai Pejabat Fungsional Pemkab Blora

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Sebanyak 150 orang diambil sumpah dan janjinya sebagai pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Mereka yang terpilih ini merupakan hasil seleksi melalui sistem CAT test dan menyisihkan ribuan pelamar untuk dapat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pelantikan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi, SE, M.Si mewakili Bupati Blora Djoko Nugroho sesuai dengan protokol kesehatan di Ruang Pertemuan Setda pada hari Kamis, (19/11/2020).

Bacaan Lainnya

Pengambilan sumpah dan janji ini dibagi dalam 5 (lima) lokasi terpisah, diantaranya di Aula BKD 33 orang, Aula Dinas Kesehatan 33 orang, Aula RS dr. R. Soetijono Blora 30 orang serta di Aula RS dr. R. Soeprapto Cepu 24 orang secara virtual yang berpusat di Setda dengan jumlah 30 orang. Ada pula peserta yang sedang menjalani isolasi mandiri mengikuti acara ini secara virtual.

Dalam sambutannya, Sekda Blora mengapresiasi kegiatan ini yang dilaksanakan secara virtual dan berjalan sangat khidmat.

“Saya senang sekali di masa pandemi ini, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan tetap bisa melantik bapak dan ibu pejabat fungsional secara virtual dan berjalan dengan penuh khidmat. Bapak dan ibu jadi PNS langsung diarahkan dan dilantik menjadi fungsional sesuai dengan hasil seleksinya,” ucap Komang.

Sekda juga mengingatkan sebagai ASN harus mempunyai pedoman yaitu integritas dan terasah soft skillnya.

“Yang perlu dijaga adalah integritas. Sepintar apapun orang tanpa punya integritas itu percuma,” tegasnya.

Selanjutnya, Sekda menyampaikan bahwa seorang ASN harus terus mengasah dan meningkatkan profesionalitasnya, dan terlebih di masa Pilkada ini untuk ASN tetap menjaga netralitas.

Pejabat fungsional yang dilantik ini, terdiri dari apoteker 8 orang, asisten apoteker 5 orang, bidan 13 orang, dokter 33 orang, dokter gigi 9 orang, guru 16 orang, nutrisionis 4 orang, perawat 37 orang, perekam medis 17 orang, pranata laboratorium kesehatan 4 orang, serta sanitarian, perencana, penyuluh kesehatan masyarakat, dan penyuluh pertanian masing – masing 1 orang.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...