Polres Blora Siapkan Anggota untuk Pengamanan Debat Terbuka Paslon

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Setidaknya 92 anggota Polres Blora Polda Jawa Tengah, yang akan dibantu oleh anggota TNI Kodim 0721/Blora serta anggota Satpol PP, dan Dinas Perhubungan telah siap untuk mengamankan jalannya Debat terbuka pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Blora dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang sesuai jadwal akan dilaksanakan pada Rabu (25/11/2020) besok.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan, SIK, M.Hum melalui Kabag Ops Kompol Supriyo, S.Sos, M.Si mengungkapkan bahwa kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora di Hotel Arra Cepu tersebut akan mendapatkan pengawalan dan pengamanan yang ketat dari petugas.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 98 personil Polres Blora telah ditugaskan secara khusus untuk mengamankan debat yang rencananya akan disiarkan langsung melalui channel JTV bojonegoro tersebut.

“Dalam pengamanan nantinya Polres Blora akan dibantu oleh Kodim, Satpol PP, Dinas Perhubungan serta instansi terkait lainnya,” kata Kabag Ops, Selasa, (24/11/2020).

Untuk pengamanannya sendiri akan dibagi menjadi tiga ring, yaitu ring pertama adalah pengawalan melekat pada Paslon, kemudian ring kedua adalah disekitar lokasi debat sedangkan ring ketiga adalah pengamanan jalur atau arus lalu lintas.

“Kita tidak ingin underestimate, pengamanan ketat kita lakukan dengan melibatkan anggota berpakaian dinas maupun anggota pakaian preman,” jelas Kabag Ops.

Lebih lanjut, perwira Polri yang gemar olahraga bersepeda ini membeberkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Blora perihal pelaksanaan debat terbuka yang akan digelar, sehingga akan lebih mudah untuk memetakan kerawanan yang ada sekaligus untuk penempatan posisi anggota yang akan melaksanakan pengamanan.

“Tentunya pengamanan ketat dan maksimal akan kita terapkan. Harapannya kegiatan besok berjalan aman dan lancar,” tambah Kompol Supriyo.

Menurut Kompol Supriyo, selain fokus antisipasi gangguan kamtibmas, petugas gabungan nantinya juga akan mengantisipasi jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

“Selain keamanan jalannya debat, petugas gabungan juga memastikan jalannya kegiatan menerapkan protokol kesehatan, sehingga aman dan bebas dari Covid-19,” pungkasnya.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...