KPU dan Bawaslu Kunjungi Lapas Kelas IIA Rantauprapat, Ini Tujuannya

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM I LABUHANBATU – KPU dan Bawaslu Kabupaten Labuhanbatu menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat dalam rangka mengedukasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) jelang pencoblosan Pilkada Labuhanbatu pada Kamis (3/12/2020).

Dalam kegiatan ini, 366 WBP Labuhanbatu diberi pemahaman dan pengenalan para calon kepala daerah, serta tata cara pencoblosan termasuk pelanggaran pidana Pilkada. Dengan perencanaan 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) itu dikumpulkan menjadi satu di lapangan khusus dalam Lapas untuk mendengarkan penjelasan para komisioner penyelenggara Pilkada Labuhanbatu.

Komisioner KPU Labuhanbatu, Zafar Sidik Pohan dan Muhammad Syafil dalam paparannya menjelaskan, pihaknya siap memfasilitasi 366 WBP agar dapat menggunakan hak pilihnya.

“Jangan sampai hak suara saudara-saudara kita yang tengah menjalani masa hukuman terabaikan. Itulah makanya kami datang memberikan pemahaman tata cara penggunaan hak pilih pada Pilkada di Lapas ini,” jelasnya.

Begitu juga dengan Komisioner KPU Muhammad Syafil, merincikan lebih dalam lagi menyangkut hari H pencoblosan. “Saat pencoblosan nanti, pemilih wajib membawa KTP-el atau penggantinya identitas berupa Surat Keterangan (Suket) perekaman. Tidak boleh foto copy KTP-el, jadi kami mohon bila kerjasama dengan Lapas agar para WBP difasilitasi untuk menyampaikan kepihak keluarganya supaya mengantar KTP mereka bila tertinggal di rumah,” katanya.

Dilanjutkan Syafril, pemilih yang terdaftar di DPT tetapi tidak membawa KTP-el di TPS maka tidak bisa menggunakan hak pilihnya. “Semua ini kita lakukan agar tingkat partisipasi suara pemilih sesuai yang diharapkan bersama. Untuk itulah pentingnya kami memberikan pemahaman kepada para WBP agar menggunakan hak pilihnya, 9 Desember nanti mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB,” papar Syafril. (Randi)


Loading...

Pos terkait

Loading...