Sebut”DHIMAR”pantas Menjadi Solusi Kabupaten Kediri Lebih Baik

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Ada yang berbeda selain sebutan DD(Dhito-Dewi), untuk calon Bupati Kediri periode 2021-2026,yang mana suatu perkumpulan tergerak dari para wadah pelaku UMKM se-Kabupaten Kediri,dengan mengatas namakan barisan”Dhimar Karya”untuk memberikan dukungan kemenangan calon tunggal Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa pada Pilkada 2020 yang akan diselenggarakan 9 Desember besok.

Perkumpulan yang terbangun sejak 9 September kemarin,Daton Siswanto selaku ketua barisan pelaku UMKM pemuda asal Desa Tiron,Kecamatan Banyakan tersebut tergerak ketika melihat Kabupaten Kediri sangatlah potensial dalam pengembangan baik secara SDM,SDA pada era digital saat ini guna mendorong Kemajuan Kabupaten Kediri kedepan.sabtu(5/12)

Siswanto menjelaskan”hal ini terbentuk melihat segala perkembangan di dunia digital yang berjalan begitu pesat.Sedangkan yang
mampu menangkap arus perkembangan ini adalah para Pemuda dan Penduduk usia produktif”.

“Di lain sisi,mempertahankan kebudayaan,adat istiadat, serta prinsip yang sudah tertanam,
juga harus dijadikan sebagai nyawa dalam menentukan arah gerak perubahan dan kemajuan ke depan.Sehingga keseimbangan dalam gerak akan didapati dan kemajuan akan diperoleh secara komprehensif dan merata”ucapnya.

“DHIMAR KARYA muncul menjawab tantangan itu, dengan bertumpu harapan kepada para
Pemuda. Bersatu mendukung pencalonan Dhito-Dewi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri tahun 2020.Dengan harapan, mampu memajukan Kabupaten Kediri mejadi lebih baik lagi. Dengan latar belakang Pemuda Pemudi Kabupaten Kediri yang memiliki potensi untuk berkarya dengan kerja dan kerjasama”.

Siwanto menambahkan”Makna DHIMAR KARYA
yang mana terdiri dari dua kata yakni adalah DHIMAR dan KARYA.DHIMAR merupakan
sebuah singkatan dari Dhito-Maria.Selain dari singkatan nama, DHIMAR diambil dari kata Dimar dalam bahasa Jawa berarti “lampu minyak”. Makna dari lampu minyak tersebut adalah pemberi cahaya di dalam kegelapan (pelita).Dari kata kedua adalah KARYA, yang berarti sebuah hasil cipta dan karsa atau bisa disebut hasil dari suatu pekerjaan,adalah karya”.

“DHIMAR KARYA”diharapkan mampu berjalan sesuai maknanya yakni, mewujudkan cita-cita
Kabupaten Kediri dengan bekerja untuk memberikan cahaya terang dan kemajuan menjadi hasil dari jerih payah bersama menghasilkan karya-karya.Serta dalam hal ini, Pemuda menjadi tumpuan utama
kemajuan tersebut”.

“Makna Logo”DHIMAR KARYA”seperti yang sudah ditampilkan di atas memiliki arti dan makna sebagai Kelopak Bunga Padma (Teratai) segi lima memiliki makna, sebagai lambang kesucian dan keteraturan hati dan pikiran dalam menentukan rencana-rencana, langkah-langkah, serta mewujudkannnya menjadi gerak untuk memajukan Kabupaten Kediri.Karena bunga padma merupakan simbolisme dari spiritualitas yang menandakan semangat hidup. Segi lima merupakan intepretasi dari lima sila di dalam Pancasila”imbuhnya.

“-Garis luar berwarna kuning, merupakan simbol kesejahteraan sosial. Mengedepankan
kesejahteraan menjadi tujuan utama.Karena kesejahteraan merupakan indikator
penentu keberhasilan dari suatu usaha dan kerja untuk menghasilkan karya.
– Kelopak luar berwarna hijau, memilki makna kesuburan dan rejuvenasi (peremajaan).
Karena ladang paling subur untuk ditanami harapan masa depan adalah para Pemuda.
– Garis dalam berwarna putih, memiliki makna kesucian dan kejujuran. Sehingga ikatan
untuk mengikat prinsip (warna merah) adalah kejujuran dan kesucian hati.
– Kelopak dalam berwarna merah, merupakan simbol dari keberanian dan semangat.
Karena sebuah ide besar jika tidak ditopang dengan semangat bekerja,serta keberanian
untuk menjalankan ide-ide tersebut, tidak akan pernah memunculkan kesuksesan.
– Garis hitam di lingkaran dalam, memiliki makna ketegasan dalam menentukan prinsip.
Bahwasannya prinsip menjadi nyawa dari suatu gerakan haruslah tegas.
– Lingkaran menyimbolkan kebulatan tekad dan prinsip.
– Serta warna putih dalam lingkaran menandakan ketulusan hati dan kesucian,serta kemurnian pikiran”.

Ditegaskan kembali”Dengan demikian logo dari DHIMAR KARYA mengandung prinsip dan cita-cita bersama.Hal ini menandakan bahwa ini dipersiapkan bukan hanya untuk menjalankan sebuah momentum singkat,namun menjadi sebuah wadah yang visioner menatap masa depan Kabupaten Kediri. Dengan semangat kerjasama menghasilkan karya-karya yang berguna bagi
masyarakat Kabupaten Kediri”.

Di akhir wawancaranya Siswanto menerangkan”Kenapa Harus PEMUDA?
Kita mengenal Bangsa Indonesia berawal dari bertumbuhnya semangat juang para pemuda.
Hal ini diwujud nyatakan pada tanggal 28 Oktober 1928, Sumpah Pemuda menjadi rahim lahirnya Bangsa Indonesia, Bahasa Indonesia dan Tanah Air Indonesia (Kedaulatan wilayah).Sejarah sudah membuktikan bahwasannya Pemuda merupakan tonggak utama pembangun bangsa dan negara.
Selain dari pondasi bangsa dan negara adalah anak muda.Kaum yang mampu menangkap
pesatnya perkembangan jaman di era sekarang adalah anak muda.Karena para pemudalah yang mampu memiliki dinamisasi dan progresifitas terhadap perubahan-perubahan era”.

“Pemuda merupakan pelopor dari perubahan itu sendiri (the Agent of Change),sehingga cerahnya masa depan dapat diperoleh dari hasil kerja para pemuda.Hasil kerja para pemuda hanya bisa didapati ketika kesempatan menghasilkan karya-karya tersedia di Kabupaten Kediri.Ketersediaan inilah yang menjadi tanggung jawab bersama untuk benar-benar diwujud nyatakan.Hal ini diperlukan untuk memupuk keyakinan bahwa hari esok yang menjadi tantangan adalah kewajiban bagi para pemuda untuk menyongsongnya”.(pan)


Loading...

Pos terkait

Loading...