Banjir di Cepu, Dua Rumah Roboh dan Ratusan Terendam

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Dua rumah roboh dan ratusan rumah di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora terendam banjir tadi malam. Hujan lebat dengan durasi yang cukup lama disertai angin kencang memicu air sungai Ngareng meluap pada Jum’at, (08/01/2020).

Ratusan rumah yang terdampak banjir berada di kawasan Kelurahan Cepu, Balun, Karangboyo, Ngelo, Ngroto, Tambakromo, dan Desa Mulyorejo dengan ketinggian air mencapai rata-rata 100 cm. Tidak ada korban jiwa ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Bacaan Lainnya

“Hujan lebat disertai angin kencang mengakibatkan luapan sungai sehingga mengakibatkan rumah warga terendam. Selain itu dua rumah di Kelurahan Cepu dan Tambakromo juga roboh,” terang Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Hadi Praseno melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Agung Tri.

Petugas BPBD Blora melakukan pendataan dan assessment di lokasi. Tidak ada kendala yang berarti selama proses assessment tersebut.

“Kondisi banjir berangsur surut. Masyarakat terdampak banjir luapan membersihkan tempat tinggalnya secara mandiri,” pungkasnya.

Berdasarkan data dari TRC BPBD Blora korban rumah roboh atas nama Saminem beralamat di Jl. surabaya no 8 Kelurahan Cepu dan Sukri warga Dusun Jambe RT 4 RW 8 Kelurahan Tambakromo. Sedangkan di Kecamatan Sambong sebanyak 30 rumah milik warga Desa Biting terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata 40-60 cm.
(Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...