SOSIALISASI PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT (PPKM) SESUAI INTRUKSI BUPATI LAMONGAN NOMOR 01 TAHUN 2021 UNTUK PENGENDALIAN PENYEBARAN VIRUS CORONA DI WILAYAH KABUPATEN LAMONGAN

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM,LAMONGAN – Keputusan Pemerintah Pusat tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sedikit banyaknya akan membawa dampak pada roda perekonomian.

Dok foto.(Nur)KAPOLSEK KARANGGENENG
CAMAT KARANGGENENG
DANRAMIL KARANGGENENG
KEPALA PUSKESMAS KARANGGENENG

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan harus berpikir secara ekstra Husunya Pemerintahan Kecamatan Karanggeneng untuk menghadapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mendatang.

Polsek Karanggeneng bersama instansi terkait melaksanakan giat sosialisasi INTRUKSI bupati nomor 01 tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran virus covid-19 dengan sasaran masyarakat wilayah kecamatan Karanggeneng.

1. KAPOLSEK KARANGGENENG
2. CAMAT KARANGGENENG
3. DANRAMIL KARANGGENENG
4. KEPALA PUSKESMAS KARANGGENENG
5. ANGGOTA POLSEK KARANGGENENG 9 pERS
6. ANGGOTA KORAMIL KARANGGENENG 3 PERS
7. ANGGOTA POL PP KARANGGENENG 2 PERS
8. PUSKESMAS KARANGGENENG 5 pers Tempat keramaian pasar , pertokoan serta permukiman penduduk di wilayah kecamatan karanggeneng

Dok.foto (Nur) Apel sosialisasi PPKM

Melaksanakan giat sosialisasi intruksi bupati lamongan tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk mencegah penyebaran virus covid-19 agar masyarakat mematuhi peraturan tersesbut agar masyarakat membatasi kegiatan dan tidak keluar rumah jika tidak benar-benar penting aktifitas pasar masih bisa berjalan tapi harus memperhatikan protokol kesehatan secara ketat kepada poemilik warung makan , warung wiffi dan pertokoan agar membatasi kegiatan dan berjalan 50 persen saja dan untuk malam hari agar buka sampai pukul 19.00 wib

AIPDA BUDIANTO ( KA SPKT) saat di temui awak media Analisapublik mengatakan

“Jadi, kegiatan perekonomian tetap jalan terus, tapi protokol kesehatannya kita perketat dengan adanya sedikit perbedaan dari sebelumnya. Makanya saya berharap warga tidak perlu trauma dengan pembatasan ini,” ujar
AIPDA BUDIANTO, Senin (11/1/2021).

Dalam PPKM tersebut, telah diatur mengenai pemberlakuan sistem Work From Home (WFH) 75 persen. Pemberlakuan jam operasional kegiatan usaha atau pusat perbelanjaan sampai pukul 19.00 WIB. Kemudian, kapasitas pengunjung rumah makan, restoran dan warung kopi juga dibatasi 25 persen.

“Makanya kita selalu Adakan Sosialisasi  juga supaya kapasitasnya 0% (persen) saja,” imbuhnya.

Ia mengaku, pihaknya berencana melakukan razia dan sosialisasi ke berbagai rumah makan dan warkop terkait PPKM.

“Nanti mungkin juga bisa dilakukan sweeping ke seluruh tempat-tempat rumah makan dan warkop untuk mengecek kesiapan pemberlakuan pembatasan kegiatan ini,” jelasnya.

Selama PPKM berlangsung, nantinya wilayah kecamatan Karanggeneng bakal menjaga secara ketat pintu keluar-masuk di perbatasan  dan titik Jalan tertentu.(Nur)


Loading...

Pos terkait

Loading...