KPUD Kabupaten Kediri Tetapkan Pasangan Mas Dhito-Mbak Dewi Sebagai Bupati Dan Wabup Terpilih

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Mengacu Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.5/2020 yang mana setetah tahapan rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara, maka tahapan berikutnya ialah penetapan pasangan calon terpilih.

Sesuai agenda tersebut KPUD Kabupaten Kediri,pada hari ini telah melakukan rapat pleno terbuka dalam penetapan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati 2020 yang bertempat di Ruang Kilisuci Kantor Kabupaten Kediri.jumat(22/1/2021)

Pada kegiatan tersebut selain diikuti seluruh Komisioner KPUD Kabupaten Kediri sebagai penyelenggara pemilu,juga dihadiri jajaran forkopimda Kabupaten Kediri,perwakilan seluruh partai pengusung,Bawaslu Kabupaten Kediri dan turut pula dihadiri pasangan calon tunggal Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa.

Ketua KPUD Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi melalui sambutanya menyampaikan”bahwasanya pelaksanaan rapat pleno terbuka dalam penetapan paslon terpilih kali ini terlaksana berdasarkan KPU yang telah menerima buku registrasi perkara konstitusi dari MK RI.

Ninik menambahkan”nantinya pada kegiatan tersebut telah tertuang berdasarkan Berita acara KPU Kab.Kediri Nomor : 6/PL.03.7-BA/3506/KPU-Kab/1/2021 tentang penetapan bupati dan wakil Bupati terpilih dalam pemilihan bupati dan wakil Bupati kediri tahun 2020 dengan menetapakan pasangan calon terpilih Hanindito himawan pramana dan Dewi mariya Ulfa sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilkada Serentak Kabupaten Kediri kemarin”.

Ditempat yang sama Anwar Ansori selaku Divisi Teknis menyampaikan”sesuai dengan SI-REKAP,perolehan suara Pasangan Dhito-Dewi sebanyak 590.644 suara untuk kolom kosong sebanyak 181.155 suara,jumlah suara sah 771.799,dan untuk jumlah suara tidak sah sebanyak 32.058,jumlah suara sah dan tidak sah sebanyak 803.857,pada tanggal 16 Desember 2020 sesuai BRPK MK RI tidak terdapat sengketa”.

Sapaan akrab Mas Dhito Calon Bupati muda tersebut menyampaikan kepada awak media saat wawancara”syukur alhamdulillah tahapan demi tahapan kami lalui dan hari yang ditunggu saat ini dimana penetapan calon Bupati menjadi bupati terpilih,kedepan tinggal bagaimana mempelajari dan menata pola komunikasi yang baik guna mendukung program kerja pada Pemerintahan yang selaras”.

Mas Dhito menambahkan”seperti saat ini di mana masa transisi yang di selaraskan dengan komunikasi yang baik,baik dengan Bupati yang masih menjabat ataupun dari dinas terkait sudah terjalin baik seperti contohnya kita turun bersama ke lapangan meninjau banjir yang ada di Tarokan bersama BPBD,bantuan air bersih kepada warga Besowo ataupun diskusi penanganan banjir akibat penebangan liar di Kepung Pare”.

“Yang jelas nantinya selain blusukan sebagai bagian dari cara kerja,dan untuk 100 hari program kerja yang awalnya infrastruktur,pertanian dan pariwisata menjadi target utama,sementara akan lebih saya utamakan dalam penanganan covid-19,untuk bagaimana bisa merubah Kabupaten Kediri lebih sehat ke zona hijau yang selama ini hanya dari zona orange,bahkan ke zona merah”terang Mas Dhito di akhir wawancara bersama awak media.(pan)






Loading...

Pos terkait

Loading...