Selama 2020, Pengadilan Agama Blora Catat 1.794 Janda Muda

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Selama tahun 2020, Pengadilan Agama (PA) Blora mencatat ada 1.794 janda muda di wilayah Kabupaten Blora.

Rata-rata usia mereka yang mengajukan gugatan cerai berasal dari kaum hawa yang berusia antara 30 hingga 40 tahun, Minggu (24/01/2021).

Bacaan Lainnya

Panitera Muda PA Blora, Kastari menyatakan, permasalahan ekonomi menjadi dasar banyaknya gugatan cerai di Blora. Apalagi ditambah masa pandemi seperti saat ini yang turut memperparah dampak ekonomi rumah tangga hingga berujung perceraian.

“Karena tidak ada pekerjaan, mungkin pikirnya lebih memilih untuk cerai,” terangnya.

Menurutnya, dalam pengajuan gugatan ada yang baru sebulan menjalin bahtera rumah tangga sudah harus berpisah. Ada juga yang sudah berkali-kali menikah tapi kandas juga.

“Ada juga yang sudah menikah berkali-kali cerai terus. Padahal suaminya juga pegawai bank, terus polisi,” ujarnya.

Kastari menambahkan, selain masalah ekonomi, ada juga dari mereka yang mengajukan cerai karena ditinggal sang suami pergi selama bertahun-tahun dengan alasan yang tidak jelas.

“Ada juga perempuan yang pergi begitu saja, tapi lebih banyak yang pergi itu laki-lakinya,” tambahnya.

Menurutnya, dari sekian banyak jumlah gugatan yang diajukan, mereka umumnya terdiri atas usia 21 sampai 40 tahun. Namun yang paling mendominasi adalah usia 30 sampai 40 tahun.

“Sebagian yang mengajukan gugatan mereka pengennya sudah cepat-cepat diputuskan cerai,” pungkasnya. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...