Mediasi Antara Pengembang dan Pemilik Tanah Hj. Nur Insiyah

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Sidoarjo – Ramainya akan Akta Jual Beli yang dimiliki pihak pengembang dari Perumaham (Perum) Jati Rejo Group dan pemilik tanah Hj.Nur Insiyah akhirnya dapat diselesaikan dengan niat baik melalui mediasi yang di fasilitasi oleh Kepala Desa Tempel di Kantor Desa Tempel Kecamatan Krian, Rabu (27/1).

Mediasi dihadiri antara pihak Pengembang Agus Subekti diwakili loyernya Al Ichwan dan Singgih P, dari pemilik tanah Hj, Nur Insiyah diwakili Abdulloh Mas’ud (suaminya) dan Hilman Faris Al Azmi (anaknya), kemudian disaksikan oleh Kepala Desa Tempel Ainul Yakin, Sekdes M.Khoirudun, Kasun Tempel Heru Subagiyo dan perwakilan ahli waris Talip yaitu Sudar Maji.

Pada mediasi diatas, keduanya sudah menyepakati dengan 3 (tiga) POIN yang diambil, diantaranya: 1. Pembayaran yang dari P Agus janji 10 (sepuluh) bulan dari pihak Hj. Nur Insiya tidak mau hanya dikasih waktu paling lambat 1 Minggu kalau belum lunas segala aktifitas di Perum Jati Rejo harus dihentikan. 2. Dari pihak ahli waris (Talip B Pijo) tidak mengakui menerima uang sebesar 1 Milliar Rupiah dari P Agus Subekti seperti yang tertuang di Akta Jual Beli (AJB) An. Agus Subekti yang diterbitkan Notaris Azzil Chott, SH. M.Kn pada 14-01-2019. 3. Pihak desa dan ahli waris minta AJB An. Agus Subekti tsb dibatalkan karena belum lunas pembayaran ke Bu Nur Insiyah.

Kesepakatan tersebut diatas tercantum dalam Surat Mediasi Perum Jati Rejo antara Bu Hj. Nur Insiyah dan Agus Subekti pada tanggal 27 Januari 2021 Hari Rabu dan ditanda tangani pihak Bu Hj. Nur Insiyah dan yang mewakili Abdulloh Mas’ud, pihak Agus Subekti atau yang mewakili Al Ikhwan dan yang mewakili ahli waris Talip B Pijo yakni Sudar Maji dan diketahui oleh Kades Tempel, Ainul Yakin berstempel dan bermaterai.

(HERI)


Loading...

Pos terkait

Loading...