Sosialisasi pelaksanaan PPKM  Berbasis Mikro
Instruksi Pembentukan Posko Penanganan Covid-19

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK,COM,LAMONGAN — Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan.

Pemberlakuan PPKM Mikro didasarkan pada kriteria zonasi pengendalian wilayah, yakni zona hijau (tidak ada kasus), zona kuning (1-5 kasus positif di satu RT), zona oranye (6-10 kasus positif di satu RT) dan zona merah (lebih dari 10 kasus positif di satu RT).

“Mekanisme koordinasi, pengawasan dan evaluasi pelaksanaan PPKM Mikro dilakukan dengan membentuk Pos Komando (Posko) tingkat Desa dan Kelurahan,” ujarnya BRIPKA M. FAHRIZAL U.

PPKM Mikro mengizinkan kegiatan makan dan minum di restoran serta kegiatan rohani di tempat ibadah dengan pembatasan kapasitas warga sebanyak 50 persen dan disertai penerapan protokol kesehatan lebih ketat.

Selain itu, pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan kini berlaku hingga pukul 21.00 dengan disertai penerapan protokol kesehatan lebih ketat. Kegiatan konstruksi juga boleh berlangsung 100 persen dengan protokol kesehatan ketat. Sementara itu, kegiatan sosial budaya yang berpotensi menimbulkan kerumunan dihentikan sementara

Pemerintah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang berbasis skala mikro (PPKM Mikro) yaitu hingga tingkat RT/RW untuk pengendalian COVID-19. PPKM Mikro diterapkan mulai 9 hingga 22 Februari 2021. Penerapan PPKM Mikro disesuaikan dengan data perkembangan kasus untuk menekan kasus positif. “Tujuan utama PPKM Mikro adalah untuk menekan kasus positif dan melandaikan kurva sebagai prasyarat utama keberhasilan dalam penanganan COVID-19. Selain itu tentu sekaligus sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional, (24/02/2021)

Selanjutnya, BRIPKA M. FAHRIZAL U. ( KANIT INTELKAM )Menambahkan  Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menambahkan, agar skenario pengendalian lebih terkontrol dengan baik, perlu dibentuk Posko (Pos Jaga) di Desa/Kelurahan, yang melakukan 4 fungsi yaitu Pencegahan, Penanganan, Pembinaan, dan Pendukung operasional penanganan COVID-19 di Desa/Kelurahan. Skenario pengendalian dilakukan dengan memaksimalkan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment), isolasi pasien positif dan kontak erat, pembatasan mobilitas dan pergerakan serta penyediaan kebutuhan pokok (bantuan beras dan masker).

Dengan adanya sosialisasi mengenai PPKM berbasis mikro yang dilakukan oleh muspika kecamatan karanggeneng ke seluruh desa di wilayah kecamatan Karanggeneng diharapkan agar warga masyarakat mengerti dan paham atas program pemerintah saat ini yakni PPKM berbasis mikro

A. Adapun petugas yg melaksanakan terbagi menjadi 2 tim :

Tim I :
1. Dian Sukmana (Sekcam)
2. Aiptu Budianto ( Polsek )
3. Peltu Abdul Kholil (Koramil)
Tim II :
1. H. Mamak ( Staf Kec )
2. Bripka M. Suprayitno ( Polsek )
3. Pelda Sukardi ( Koramil )
Tim III :
1. Budiono ( Staf kec )
2. Bripka M. Fahrizal ( Kanit IK )
3. Serma Rokim ( Koramil )

B. Waktu :
Hari Rabu tanggal 24 Pebruari 2020 pukul 09.00 Wib s/d selesai

C. Sasaran  :
Tim I : Desa banteng putih, desa guci dan desa sonoadi
Tim II : Desa Sumberwudi, Ds. Kaligerman, Ds. Karangrejo
Tim III : Desa Jagran, Desa Kawistolegi, Desa Prijekngablak, desa Tracal

D. Kesimpulan hasil giat :
1. Bahwa petugas / tim sosialisasi PPKM Berbasis Mikro menyampaikan kepada para peserta terkait penerapan PPKM mikro di tiap-tiap desa harus sesuai dengan aturan yang telah dibuat oleh pemerintah
2. Agar masing – masing petugas posko PPKM mikro dan perangkat desa serta RT, RW dan masyarakat desa masing-masing memahami tugas dan peran di dalam struktur PPKM Mikro.
3. Bahwa aturan mengenai PPKM mikro yang telah dibuat oleh pemerintah saat ini, semuanya itu bertujuan untuk lebih menekan penyebaran virus covid-19 dan demi kebaikan warga masyarakat.

E. Catatan :
Dengan adanya sosialisasi mengenai PPKM berbasis mikro yang dilakukan oleh muspika kec.  karanggeneng ke seluruh desa di wilayah kec. Karanggeneng diharapkan agar warga masyarakat mengerti dan paham atas program pemerintah saat ini yakni PPKM berbasis mikro.

Selama pelaksanaan kegiatan sosialisasi berjalan dengan tertib dan lancar.( Nur)


Loading...

Pos terkait

Loading...