Bupati Kediri,Sidak Pasar Faktor Kenaikan Harga Cabai

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Harga cabai yang terus melonjak dalam beberapa pekan kemarin,hal ini menarik perhatian Bupati Muda Kabupaten Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau biasa di sapa mas Dhito,dengan meninjau langsung di salah satu pasar Induk yang berada di Wilayah Pare,Kabupaten Kediri,untuk mengetahui apa yang menjadi persoalan tersebut.rabu(10/3)

Dengan didampingi PLT Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan,drh.Tutik Purwaningsih yang juga selaku tim pengendalian inflasi daerah,mas dhito menemui beberapa pedagang,guna menanyakan apa yang menjadi faktor kenaikan harga cabai bisa melonjak drastis.

“Tampungan aspirasi yang terserap dari para pedagang masuk di catatan Mas Dhito tersebut,mereka banyak mengeluhkan naiknya harga cabai dipasaran utamanya karena faktor cuaca,dengan intensitas hujan terus menerus berdampak hasil panen yang kurang maksimal bahkan ada yang mengalami gagal panen”ucap Mas Dhito saat wawancara dengan awak media.

 Mas Dhito pun menambahkan”dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Kediri akan mengadakan operasi pasar,yang mana tujuanya untuk menstabilkan dampak kenaikan cabai tersebut utamanya kepada pelaku UMKM,dan yang pastinya tetap dengan mematuhi protokol kesehatan”.

Disampaikan kembali “bahwa Kabupaten Kediri merupakan sentra produksi cabai,kita juga merupakan daerah pensuplai daerah lain yang membutuhkan salah satu jenis bahan pokok ini,seperti blitar,madiun dan beberapa daerah lainya,sehingga ini yang menjadi pekerjaan rumah kami yang harus memgambil langkah dan solusi agar tidak mengalami kelonjakan yang berkepanjangan,walaupun saat ini kita mengalami penurunan 40-50 persen”.

“Penurunan ini akan terus berlangsung hingga bulan Mei kedepan dari hasil pemantauan lapangan” terang Mas Dhito.

Diakhir wawancaranya Mas Dhito menjelaskan”untuk diketahui bersama, harga cabai saat ini bervariasi,mulai di kisaran 85.000 hingga 87.000 rupiah untuk cabai lokal,sedangkan untuk cabai ori di angka 90.000 sampai 100.000 rupiah,yang padahal sehari sebelumnya masih di harga antara 80ribuan”.(pan/kom)


Loading...

Pos terkait

Loading...