Jalan Antar Kabupaten di Todanan Rusak, Ini Tanggapan DPRD Blora

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Beberapa ruas jalan yang berada di wilayah Kecamatan Todanan Kabupaten Blora mengalami kerusakan yang cukup lama tanpa adanya perawatan. Selain itu, jalan ini juga terbilang sempit. Jika kendaraan roda empat berpapasan, salah satunya harus mengalah dan menepi untuk memberi jalan mobil yang dari lawan arahnya.

Seperti halnya di ruas jalan antar Kabupaten ini mengalami kerusakan, tepatnya Ngumbul – Pelemsengir (Blora) menuju ke wilayah Kecamatan Tambakromo Pati. Selain menuju Kabupaten Pati, jalan poros ini juga tembus wilayah Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan melewati Desa Sambeng.

Bacaan Lainnya

“Jalannya sempit dan masih banyak yang rusak. Jika berpapasan dengan mobil, kadang ya harus mengalah,” ucap Rifky asal Tambakromo, Pati yang sedang menghadiri tasyakuran pernikahan di Desa Kacangan, Todanan, Kamis (11/3).

Dirinya beserta rombongan keluarga memilih jalan ini lantaran jaraknya yang dekat.

“Ini (jalan) yang dekat mas, tidak harus memutar jauh lewat Pucakwangi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Blora Subroto juga merasa prihatin atas kondisi jalan di wilayahnya tersebut.

“Jalan di kabupaten sekitar bagus, begitu masuk wilayah Blora jalannya hancur. Tidak bisa dipungkiri bahwa hari ini wajah Blora jalannya hancur. Jadi, kita kan malu mas. PUPR harus melek, harus bisa melihat bahwa jalan ini benar-benar penting,” ujarnya.

Politisi dari Partai PDIP ini menceritakan, sebelum lebaran dia pernah meminta grosok kepada Kepala DPUPR Blora melalui telepon, namun tidak dipenuhi.

“Sebelum lebaran kemarin, saya telepon kepala PUPR untuk pemeliharaan jalan dengan meminta grosok, tapi gak dikasih. Akhirnya ya beli sendiri. Kami baru sebentar di komisi C, jadi belum tahu detail jumlah untuk pemeliharaan jalan. Yang jelas, pemeliharaan jalan dikelola mereka (DPUPR) yang dipihakketigakan,” terangnya.

Dirinya membenarkan, di tahun 2020 kemarin terdapat pekerjaan rigid beton di jalan poros ini namun tidak sampai di perbatasan dan menyisakan sekitar 1,5 KM jalan yang rusak.

“Tahun 2020 kemarin kami sudah isi anggaran lewat pembahasan anggaran. Semoga di tahun ini selesai sampai perbatasan yang jaraknya sekitar 1,5 KM. Selanjutnya, Pemkab Blora memperhatikan jalan lingkar kecamatan, kami harap juga diperbaiki di tahun besok,” pungkasnya.

Menurutnya, yang dimaksud jalan lingkar utara di wilayah kecamatan Todanan diantaranya jalan penghubung antar desa yakni Desa Kacangan, Bicak, Sendang dan Karanganyar. Sedangkan jalan lingkar selatan, yakni Desa Pelemsengir, Prigi, Sambeng, Sonokulon dan Ketileng. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...