Diduga Akibat Bediang, Rumah Milik Warga Kedungtuban Rata dengan Tanah

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Peristiwa kebakaran menimpa rumah milik Yatiran (49) warga Dukuh Wadung Rt.04 Rw. 06 Desa Kedungtuban Kecamatan Kedungtuban, Blora pada Senin (15/03) dini hari.

Kapolsek Kedungtuban Polres Blora AKP Sujiharno membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadia tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Bacaan Lainnya

“Sekira pukul 23.30 WIB korban masih terjaga dan bangun merapikan bediang agar tetap menyala sampai pagi hari, selanjutnya korban tidur lagi bersama istrinya,” ucap Sujiharno.

Kapolsek menjelaskan, sekira pukul 01.30 Wib dini hari korban terbangun melihat dinding rumahnya terbakar dan selanjutnya berusaha mengamankan beberapa barang-barang berharga yang dimilikinya.

“Korban sekira pukul 01.30 WIB terbangun melihat kobaran api, kemudian menyelamatkan 3 ekor sapi dengan melepaskan tali serta mengamankan barang-barang berharga lainnya,” imbuhnya.

Melihat api semakin membesar dan situasi tengah malam, korban meminta bantuan kepada warga sekitarnya dengan teriak minta tolong untuk ikut memadamkan api. Karena posisi rumah korban berada terpencil dan jauh dari warga lainnya, api tidak dapat dipadamkan hingga akhirnya rata dengan tanah.

Adapun rumah bisa terbakar diduga akibat dari sapi (pedet) yang masih dibawah umur dengan kondisi tidak diikat tali melewati dan menyentuh bediang yang berakibat kayu/arang berserakan dan mengenai jerami yang ada didekatnya, sehingga menyala hingga dinding rumah terbakar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini, namun kerugian diperkirakan mencapai 50 juta rupiah.

“Kami bersama warga membantu memadamkan sisa api dan evakuasi barang-barang milik korban yang masih dapat dipergunakan. Selanjutnya kami melaporkan kejadian tersebut kepada Dinsos Blora agar mendapatkan bantuan sosial,” pungkasnya. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...