Dua Pelaku Pembalakan Liar Asal Pati Diamankan Polres Blora

  • Whatsapp
Dua Pelaku Pembalakan Liar Asal Pati Diamankan Polres Blora
Kapolres Blora dan Kasatreskrim menunjukkan barang bukti
Dua Pelaku Pembalakan Liar Asal Pati Diamankan Polres Blora
Kapolres Blora dan Kasatreskrim menunjukkan barang bukti

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Dua orang warga Kecamatan Cluwak, Pati diamankan Satreskrim Polres Blora lantaran diduga melakuan pembalakan liar atau ilegal logging di wilayah KPH Mantingan.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama menyampaikan bahwa dua pelaku berinisial R, (49) dan dan S, (41) diamankan saat mengendarai sebuah kendaraan truk warna hitam dengan Nomor Polisi K-1318-JD yang memuat 34 batang kayu sonokeling berbagai ukuran, saat melintas di Jalan desa Bogem kecamatan Japah Kabupaten Blora.

Bacaan Lainnya

“Kejadian berawal dari informasi warga bahwa ada kendaraan truk memuat kayu dan tidak dilengkapi dokumen yang sah, pada hari Kamis, (04/03/2021) malam di wilayah jalan desa Bogem Kecamatan Japah,” terang AKBP Wiraga saat menggelar konferensi pers, Selasa (16/03/2021).

Dari laporan tersebut, tim Buser Satreskrim Polres Blora yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops Iptu Edi Santosa,SH bersama Kanit Buser Aiptu Indra melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya ke Mapolres Blora.

“Setibanya di jalan desa turut Desa Bogem, Japah, petugas mendapati ada KBM truk dengan bak terbuka ditutup dengan terpal warna biru yang mencurigakan. Kemudian petugas menghentikannya dan mengecek ternyata benar bahwa truk tersebut mengangkut kayu hutan jenis Sonokeling yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah,” urainya.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) unit KBM truk warna hitam No. Pol : K-1318-JD berserta STNKnya, 34 (tiga puluh empat) batang kayu hasil hutan jenis Sonokeling berbentuk gelondong dengan berbagai macam ukuran, 1 (satu) buah terpal warna biru, serta 1 (satu) buah HP merk Nokia warna biru.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut pelaku dijerat pasal 12 huruf (e) jo pasal 83 ayat 1 huruf (b) UURI No. 18 Th 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan jo 55 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...