BNN: Kalteng Peringkat 16 Penyalahgunaan Narkoba

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Palangka Raya – Kepala Badan Narkoba Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng Brigjen Pol Edy Swarsono mengatakan, skala nasional, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berada pada peringkat 16 peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut diungkapkannya pada kegiatan pembukaan Workshop Pegiat P4GN di Palangka Raya, Selasa (16/3/2021).

“Dari 34 provinsi di Indonesia, Kalteng berada pada peringkat 16 nasional penyalahgunaan narkoba. Dan dari data BNN secara nasional narkoba mampu membunuh 30 orang tiap hari. Menyedihkannya melibatkan sebagian besar generasi muda penerus bangsa,” ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, melalui worshop itu, upaya sharing pengalaman dalam mengatasi narkoba bagi pengiat P4GN, dan perang  (war on drugs) terhadap narkoba.

Salah satu pemateri, Marang menyatakan, di daerah lain aksi bersama disepakati dalam memerangi narkoba, jangan hanya aspek hukumnya tapi aspek kesehatan dan rehabilitasinya.

Diakui, sejauh ini hasilnya belum menunjukkan yang menggembirakan, tapi aura kegiatannya sudah luar biasa.

“Kebersamaan dalam tindakan belum baik, perlu lebih dikoordinasikan dan tentukan sikap bersama hadapi ekra ordonary,” tegasnya.

Ditambahkan, tiap kegiatan harus ada progres dan rutin dilaporkan. Narkoba banyak menimpa generasi muda, apabila dibiarkan suatu saat nanti akan terjadi los generation, memerangi narkoba menjadi tanggung jawab bersama semua pihak dan masyarakat.

“Dalam UU 35 tahun 2009, sistem pemidana penyalahgunaan narkoba Indonesia gunakan duble track system. Dan harus didukung Dana APBD Kalteng agar jadi percontohan nasional, baik penegakan hukum maupun kesehatannya,” harap Marang.(Sgn)


Loading...

Pos terkait

Loading...