Stop Kekerasan Terhadap Wartawan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Tulungagung – Sejumlah wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Kabupaten Tulungagung, melakukan aksi solidaritas atas kekerasan yang menimpa Nurhadi, seorang wartawan Tempo di Surabaya.

Dalam poster yang terbentang bertuliskan ; “STOP Kekerasan Pada Jurnalis” dan “Hentikan Kekerasan Pada Insan Pers”, kemudian “Jurnalis Bukan kriminal”, kemudian “Usut Tuntas Pelaku Kekerasan Pada Rekan Jurnalis Tempo”. Mereka mendorong agar kasus penganiayaan yang menimpa Nurhadi dari media Tempo di usut tuntas, agar tidak terjadi lagi aksi kekekerasan serupa pada Rabu ( 31/3/2021).

Peristiwa kekerasan tersebut, berawal saat Nurhadi melaksanakan tugas sebagai Jurnalistiknya pada Sabtu, (27/03/2021), terkait kasus suap pajak yang tengah diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami harapkan untuk mengusut tuntas atas kejadian kemarin dan sangat menyesalkan, atas tindakan penganiayaan yang dialami oleh wartawan Tempo, Nurhadi, yang saat itu sedang menjalankan tugas jurnalistiknya,”ucap dari rekan jurnalis. mengingatkan kepada semua pihak dan para pejabat publik, bahwa profesi wartawan dalam menjalankan setiap tugasnya tersebut dilindungi oleh Undang-Undang.

Seharusnya, tindak kekerasan atau pengeroyokan yang melibatkan oknum itu tidak boleh terjadi. Terlebih, terhadap wartawan yang sedang bertugas,”tuturnya.

Menurutnya, peristiwa kekerasan yang dialami saudara Nurhadi, merupakan bentuk ancaman terhadap hal-hal lebih prinsip dalam kehidupan pers nasional. Yakni, ancaman terhadap kebebasan dan kemerdekaan pers yang dilindungi negara dalam berdemokrasi.

Dan harapan kami, agar kedepan kejadian kekerasan terhadap jurnalis tidak terulang lagi. Kejadian seperti ini harus di usut tuntas dan proses hukum, serta terus kawal kasus ini hingga tuntas.

(ENDI SUNARYO)


Loading...

Pos terkait

Loading...