Pergi Pamit Memancing, Pelajar Ini Malah Tewas Disambar Petir

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | KUALA KAPUAS- Ini mungkin peringatan dan pelaran bagi yang hobbynya memancing, apabila cuacanya sedang hujan, alangkah baiknya segera berhenti dan cari tempat yang aman sehingga tidaka terjadi seperti yang dialami oleh Nor Ifansyah (17) yang masih berstatus siswa SMA kelas 12 Warga Handil Bangkirai Desa Sei Tatas Hilir Kecamatan Pulau Petak, Karena memaksakan diri terus memancing padahal cuaca sedang hujan gerimis, dirinya tewas disambar petir.

Peristiwa naas ini terjadi pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 15.00 Wib di sekitar wilayah Handil Sahibar, kronologisnya korban sebelum disambar petir masih tetap memaksakan diri untuk terus memancing jenis ikan gabus dengan sarana pancing yang terbuat dari bambu, sementara pada saat itu cuaca sedang gerimis yang disertai dengan suara gemuruh kilat.

Mungkin karena beraada di tengah persawahan milik warga daan tidak ada pelindung atau median pohon yang lebih tinggi dari korban, tidak berapa lama joran atau pancing dari bambu milik korban langsung disambar, petir, alhasil korban tewas ditempat kejadian, warga yang melihat hanya kaget dan tidak berani langsung mendekat dna langsung melaaporkan kejadian ini ke apaarat Polsek Pulau Petak.

Mendapaatkan laporan tersebut petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian, dengan dibantu warga serta tim medis akhinrya jasad korban dievakuasi ke Puskemas setempat yang selanjutnya di bawa kerumah duka.

Kapolsek Pulau Petak Iptu Noor Rokhim saat dikonfimasi media ini melalui pesan washapnya membenarkan peristiwwwa yang menimpa korban, “Benar untuk korban sebagaimana keterangan beberapa orang saksi tewas disambar petir saat memancing di lokasi tersebut, untuk jasad sendiri setelaah kita lakukan visum langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan”Katanya.

Dihimbaukan kapolsek juga kepada seluruh warga Pulau Petak yang mempunyai hobby seperti korbna hendaknya tidak memaksakan diri untuk terus memancing apabila cuaca sedang mendung, setidaknya kejadian yang dialami oleh korbana jangan sampai dialami oleh warga lainya, palagi untuk saat ini musim sangat ekstrim yang sangat susah untuk ditebak situasinya. (Heryadie)


Loading...

Pos terkait

Loading...