Ada CTKW Banyuwangi Yang Dipulangkan P4 Karena Diduga Ilegal, Apa Ada TKW Yang Sudah Diberangkatkan ?

  • Whatsapp
Ilustrasi (foto istimewa)

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Nasib kurang beruntung dialami SH, warga Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu. Pasalnya niat hati ingin mengangkat derajat ekonomi keluarga dengan menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri, namun belum sampai negara tujuan, Wanita ini harus dipulangkan karena PT yang ditempatinya ilegal.

Saat dikonfirmasi dirumahnya dirinya membenarkan jika baru dipulangkan oleh Pos pelayanan penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia (P4) beberapa hari yang lalu. Dirinya dipulangkan oleh P4 lantaran PT tempat dia proses menjadi TKI di Jakarta tidak resmi.

” Iya pak, saya baru dipulangkan oleh P4 dari Jakarta karena PT yang saya tempati tidak resmi,” ucapnya. Senin, (12/4/2021).

Diceritakan, SH, awalnya ingin bekerja ke negara Singapura melalui sponsor yang bernama SL. Setelah diberangkatkan ke Jakarta, tiba tiba disana kita diarahkan oleh orang PT untuk bekerja ke negara Dubai, Timur Tengah.

Sekitar hampir kurang lebih dua bulan di penampungan PT, lalu kemudian PT itu didatangi oleh petugas dan katanya PT tersebut tidak resmi dan sudah ditutup sejak tahun 2015 yang lalu. Dan kemudian kita dipulangkan dari Jakarta melalui P4 Jakarta dengan menyerahkan ke P4 Kabupaten Banyuwangi.

” Karena PT itu tidak resmi, maka kita dipulangkan melalui P4 Jakarta dengan cara menyerahkan ke P4 Banyuwangi lalu kemudian kita diserahkan ke Pemerintah Desa Temuguru, Kabupaten Banyuwangi,” imbuh SH saat ditemui wartawan dirumahnya.

Dijelaskan oleh SH, pada saat pemberangkatan kita dijemput oleh SL, lalu diantar ke Terminal Genteng, untuk dinaikan Bus ke Jakarta dengan beberapa teman CTKW (Calon Tenaga Kerja Wanita ) lainya.

” Anak buah Bu SL, setahu saya ada tiga orang, dan sekarang dua orang dikembalikan, yang satu saya sendiri dan yang satu NN, warga Singojuruh, Banyuwangi, dan HST, saat ini masih di Jakarta masih proses karena dia sudah dua kali berangkat melalui jalur Ilegal,” jelasnya.

Menurut SH, yang memberangkatkan ke PT yang tidak resmi tersebut tidak hanya SL, namun ada lagi satu sposor yan bernama E.

” Sebagian yang berangkatkan adalah sponsor namanya E mas,” katanya.

Pengakuan dari SH, CTKW yang dipulangkan oleh P4 Jakarta semua totalnya ada lima orang. Yang dua anak buahnya SL, dan yang tiga anak buahnya sponsor yang bernama E.

” Yang dipulangkan ada lima orang totalnya, yang dua anak buahnya SL, dan yang tiga anak buahnya E, sedangkan anak buah SL, disana masih satu karena masih proses.

“Ada juga yang lolos, karena sudah diberangkatkan sebelum digerebek petugas P4,” tutupnya.

Sementara  Asmuni, Kades Singojuruh, Kecamatan Sempu saat dikonfirmasi dikantornya dirinya membenarkan jika beberapa hari yang lalu ada petugas P4 Kabupaten Banyuwangi yang menyerahkan warganya dari dari Jakarta yang bernama SH,.

” SH ini katanya mau bekerja ke Luar Negeri, dan kabarnya PT yang memberangkatkan di Jakarta sana tidak resmi,” terangnya.

Diketahui, berdasarkan hasil pendalaman, muncul pengakuan jika SL hanyalah korban dari salah satu sponsor berinisial E.

Hal itu lantaran, dalam persoalan ini, SL hanyalah bertugas mencari CTKW, sedangkan yang memiliki akses kepada pihak PT adalah E. Sehingga SL merasa jadi korban karena diarahkan ke perusahaan yang di duga ilegal.

Sementara sebagian masyarakat berharap dengan kejadian ini aparat penegak hukum untuk turun kelapangan guna menyelidiki kasus tersebut, sehingga dapat diketahui berapa banyak TKW dari bumi blambangan yang dikirim ke dubai melalui perusahaan yang diduga ilegal tersebut. Sehingga kedepan tidak ada lagi sponsor nakal yang memberangkatkan TKW Ilegal di Bumi Blambangan.

Namun sayang soal dugaan pemberangkatan TKW Ilegal ini, E tidak memberikan tanggapan saat di konfirmasi melalui pesan whatshappnya.

Pewarta : Budi Rosiono


Loading...

Pos terkait

Loading...