Aksi Naik Meja di DPRD Blora, Warnai Audiensi dengan Perusahaan Migas

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Mantan anggota DPRD Kabupaten Blora dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Seno Margo Utomo nekat naik meja di ruang sidang paripurna. Aksi itu dilakukan saat menggelar audensi dengan sejumlah perusahaan migas yang ada di Blora. Dirinya merasa jengkel dengan jawaban dari perusahaan tersebut yang menurutnya tidak masuk akal.

Aksi tersebut menuntut dana bagi hasil sejumlah perusahaan minyak dan gas atau migas yang selama ini tidak nampak hasilnya. Ini terbukti jalan yang dilalui kendaraan serta masyarakat Blora di ring satu jelek dan miskin.

Bacaan Lainnya

“Aksi saya lakukan yang pertama karena kecewa. Kedua ini rumah rakyat. Jadi kami rakyat berhak ‘menguasai’. Tapi tadi kayak ngapusi (bohong) karena perusahaan itu melaporkan tanpa data,” ujar Seno, Rabu (14/4).

Di hadapan Komisi B dan C serta Sekda Blora dan sejumlah perusahaan migas yang ada di Blora melaporkan CSR yang selama ini dikucurkan kepada lingkungan sekitar.

“Jawaban dari perusahaan ini main-main. Padahal hasil dari minyak mencapai ratusan miliar rupiah namun yang diberikan kepada Kabupaten Blora nol,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Siswanto menyebutkan bahwa seorang yang naik meja itu adalah Seno Margo Utomo, mantan anggota DPRD dari PKS yang sekarang ikut bergabung dalam kelompok Sentani.

“Tadi spontan. Sudah langsung kita suruh turun. Ya itu bagian dari ekspresi yang mungkin sudah menumpuk di kepala dan otaknya. Dan hatinya sudah geregatan karena mungkin melihat situasi kondisi rakyat Blora miskin, sumber daya alam banyak. Kaya tapi rakyatnya miskin. (kayu) Jati, minyak dan lainnya dikelola pusat,” kata Siswanto.

Sementara, Pemkab Blora akan mendata dan mengevaluasi kembali sejauh mana bagi hasil dan CSR yang diberikan kepada Blora. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...