Guna Meningkatkan Pelayanan Pemda Kobar Akan Menerapkan SP2D Online

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM |
Kotawaringin Barat-
Kepala BPKAD Kobar Rochim Hidayat mengatakan bahwa, untuk peningkatan pelayanan kepada SKPD dan Stakeholder di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selaku Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) akan menerapkan sistem transaksi  Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online.

Sistem yang mengintegerasikan antara Aplikasi SIMDA Keuangan dengan Sistem Bank ini disebut dengan SIMANIS KOBAR atau Sistem Informasi Manajemen Integerasi SP2D Kotawaringin Barat, kata Rochim. Pada hari Selasa, (20/4/2021)

Menurutnya yang melatar belakangi penerapan sistem ini adalah belum terintegrasinya Aplikasi SIMDA Keuangan dengan Sistem Bank, sehingga diperlukan waktu melakukan proses inputan ulang secara manual dari petugas pada proses pemindahbukuan/posting ke rekening tujuan penerima. Melalui SIMANIS KOBAR diharapkan proses pencairan bisa lebih cepat, dan pihak penyedia barang/jasa (pihak ketiga) lebih mudah untuk memantau posisi pencairan.

“Dengan Penerapan SIMANIS KOBAR, informasi pencairan bisa dilihat kapanpun melalui aplikasi, tidak harus datang ke BPKAD hanya untuk melihat posisi pencairan, informasi keuangan dapat diakses dengan cepat dan akurat sehingga dapat menghemat waktu dan proses kerja,” kata Rochim.  


Selain itu,
Rochim menambahkan beberapa manfaat yang didapatkan dengan penerapan aplikasi ini ialah meningkatkan kualitas pelayanan publik terhadap organisasi perangkat daerah dan pihak ke tiga/ masyarakat, meningkatkan kinerja organisasi terhadap pencairan SP2D serta monitoring terhadap pengeluaran rekening kas umum daerah (rkud) pada bank dapat dilakukan secara online.

“Bagi pemerintah daerah dapat memantau kondisi keuangan kas umum daerah terkini melalui rekening koran setiap waktu dan ini memacu beredarnya uang di masyarakat yang berdampak bergeraknya perekonomian di daerah,” tambah Rochim. 

Rochim juga mengungkapkan implementasi SP2D online melalui SIMANIS KOBAR  dilaksanakan paling lambat bulan Juni 2021.

“Saat ini sedang berproses, dengan dilaksanakannya SP2D online ini maka akan memudahkan dari semua pihak mulai dari memangkas waktu, memangkas berbagai proses pencairan, serta meminimalisir tingkat kesalahan,” tambahnya. 
(R1D)


Loading...

Pos terkait

Loading...