KSOP Kumai, Sebelum Diberlakukan Peniadaan Mudik Penumpang Masih Dibawah Kapasitas Kapal

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kotawaringin Barat – Kepala KSOP (Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan) Kumai, Hary Suryanto mengatakan bahwa, arus mudik di Pelabuhan Panglima Utar sebelum batas waktu untuk Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 H, yang akan ditetapkan pemerintah pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. Di wilayah Pelabuhan klas IV Kumai.

Yang mana arus mudik menjelang Hari Raya Idhul Fitri saat ini dengan jumlah penumpang kapal masih dalam kapasitas normal untuk angkutan yang masuk dan keluar dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai tersebut, kataa Hary. Pada hari Rabu, (28/04/2021).

“Sejak tanggal 13 April itu ada peningkatan sedikit jumlah penumpang tapi masih berada di bawah kapasitas muatan kapal. Kemudian untuk hari ini ada dua kapal yang akan diberangkatkan yaitu Kapal Dharma Rucitra 9 yang diperkirakan jumlah penumpangnya 494 dan Kapal Kalibodri dengan jumlah 379 penumpang jadi dua kapal tersebut masih berada di bawah kapasitas” jelas Hary

Adapun untuk persyaratan naik kapal untuk tujuan ke Semarang, Surabaya, Kendal untuk penumpang kapal sementara ini masih menggunakan swab antigen, saya berharap kepada penumpang persyaratan tersebut sudah disiapkan sebelum ke tempat tujuan.

Kemudian Kepala KSOP Kumai, menginformasikan untuk tanggal 06 Mei sampai dengan 17 Mei 2021, kapal-kapal DLU dan ASDP serta Pelni sudah tak membawa penumpang karena sudah tidak menjual tiket penumpang lagi hal tersebut dapat diketahui cara penjualan tiketnya dengan sistem online, terang Kepala KSOP Kumai.

Selajutnya, Hary menjelaskan terkait dengan keamanan pelabuhan, tidak seperti tahun sebelumnya yang mana tidak terjadi lonjakan arus mudik penumpang.

“Menjelang Lebaran saat ini disetiap pelabuhan manapun sudah tidak ada Posko Lebaran namun diganti dengan Posko Pengendalian Transportasi Laut, karena mulai tanggal 6 sampai 17 Mei dipastikan kapal yang memuat penumpang, sudah tidak diperbolehkan. Sedangkan kapal hanya boleh beroperasi untuk mengangkut mobil-mobil yang membawa sembako saja,” pungkasnya.

(R1D)


Loading...

Pos terkait

Loading...