Vonis Bebas Dugaan Korupsi , Tim Jaksa Penuntut Umum Serahkan Memory Kasasi Ke MA

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | PALANGKA RAYA – Tim Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Palangka Raya telah menyerahkan memori Kasasi dalam perkara terdakwa Arianto kepada Kejaksaan Negeri Palangka Raya untuk diteruskan ke Mahkamah Agung di Jakarta, pada hari Kamis, (05/052021).

Terdakwa Arianto adalah selaku PPK II pada kegiatan Pembangunan Infrastruktur Pembasahan Gambut (PIPG) Tahun Anggaran 2018 divonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palangka Raya, Selasa 20 April 2021 yang lalu.

Adapun alasan yang dituangkan dalam memori Kasasi penutut umum setelabal 712 halaman itu, Kasi Pidsus Kejari Palangka Raya, Irwan Ganda Saputra menguraikan beberapa pertimbangan mejelis hakim yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan hukum.

“Majelis hakim yang mengadili perkara tersebut telah melanggar pasal 253 ayat (1) KUHAPdan majelis hakim telah salah dalam penerapan hukum,” ungkap Irwan Ganda Saputra kepada awak media di Palangka Raya.

Selanjutnya kata Irwan, dalam hal cara mengadili majelis hakim tidak menurut ketentuan perundang undangan yang berlaku. Ujar Irwan, majelis hakim telah melampaui batas kewenangannya.

“Oleh karena itu, dalam memori kasasi kami membuktikan putusan bebas yang diputus oleh majelis hakim adalah putusan bebas tidak murni sehingga melanggar KUHAP. Tentunya memori kasasi ini ditembuskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yang telah mengawal perkara ini,” kata Irwan.

Selanjutnya, mari masyarakat bersama sama kita terus mengawal jalannya kasus PIPG ini dan terima kasih juga untuk rekan rekan media yang terus mengawal perkara ini sejak awal penyidikan hingga sampai dengan proses upaya hukum sekarang ini. (Sgn)


Loading...

Pos terkait

Loading...