Selama 5 Bulan, Inspektorat Tulungagung Tangani 58 Pemeriksaan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Tulungagung – Kurun waktu Januari hingga Mei tahun 2021 ini telah melakukan 58 pemeriksaan terhadap permasalahan baik itu Pemerintah Desa (Pemdes) Organisasi Pemerintah daerah (OPD) dan beberapa pengaduan masyarakat.

Hal ini, dikatakan oleh Inspektur daerah Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibjoharsono kepada analisa publik com, saat ditemui dikantornya pada Jumat (7/5/2021).

“Begini, selama bulan januari sampai mei (hingga hari ini red.) tahun 2021 ini sudah melakukan 58 pemeriksaan baik terkait Pemdes, OPD dan beberapa pengaduan masyarakat.

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung ini menambahkan bahwa berdasar Peraturan Bupati Tulungagung Nomor 55 Tahun 2019 ini sudah jelas tugas dan fungsinya.
Sebenarnya disini sudah jelas sesuai tupoksi Inspektorat diantaranya pengawasan internal terhadap kinerja dan keuangan melalui audit, reviu, evaluasi, pemantauan dan pengawasan lainnya.

Lebih lanjut Tranggono menjelaskan sesuai tupoksi tersebut dalam kurun bulan Januari hingga Mei (hingga saat ini red.) inspektorat telah melakukan 58 pemeriksaan baik terhadap Pemdes, OPD, dan tentunya dari beberapa pengaduan masyarakat.

“Ya benar 58 pemeriksaan telah kita lakukan dalam periode bulan Januari sampai mei 2021 ini. Sedangkan 17 pengaduan sampai saat ini masih dalam tahap proses,” jelasnya.

“Inspektorat juga bekerjasama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) Kejaksaan dan Kepolisian, semisal untuk satu pemeriksaan yang kemarin itu, meminta suatu audit pada suatu kasus,” imbuhnya.

Tutur Tranggono masih melanjutkan bahwa di Inspektorat dalam melaksanakan tugasnya terbagi dalam 5 Inspektur pembantu (Irban). “Jadi begini, memang ada 5 Irban diantaranya untuk Irban 1 sampai 4 menangani penyelesaian dalam wilayah OPD tertentu, dan Kecamatan maupun Desa atau kelurahan,” terangnya.

“Sedangkan Irban 5 terkait menangani adanya pengaduan, hingga saat ini cukup banyak sekali pengaduan masuk,” sambungnya.

Namun demikian, menurut Tranggono menyarankan sebelum sampai di Inspektorat dapat diselesaikan ditingkat bawah dulu, jangan sampai langsung semua dibawa ke Inspektorat.

“Karena apa, kami khawatir tidak dapat menyelesaikan dalam waktu singkat sesuai harapan dari pemohon. Perlu disadari apabila banyak pengaduan ini pasti semua penyelesaian membutuhkan waktu. Tutur nya.

Semoga dengan seringnya mengadakan sosialisasi dalam pengawasan dan pembinaan agar lebih paham dan mengerti terkait aturan dan sadar dalam melaksanakannya. Oleh sebab itu semua pihak bisa saling menjaga dan berharap untuk semua pegawai Inspektorat agar lebih profesional lagi dalam menjalankan tugas dan fungsi untuk ditingkatkan lagi.

( Endi.S )


Loading...

Pos terkait

Loading...