Bank Jatim Bersama Pemkab Kediri Launching Program Digitalisasi Qris Di Pasar Besar Pare

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS (dibaca KRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code.QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. 

Program QRIS melalui bank Indonesia KPWBI Kediri yang dijembatani oleh Bank Jatim Kediri kali ini bekerja sama dengan Pemerintah kabupaten Kediri,bertempat di Pasar induk Pare telah melaunching program digitalisasi sistem pembayaran berbasis non tunai.senin(10/5)

Hadir pada kegiatan ini selain diikuti jajaran pejabat bank jatim sendiri serta direktur resiko bisnis riskiana mirda,kepala bank Indonesia Kediri Sofyan Kurnia,Kepala OJK Kediri Bambang Supriyanto,Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana,juga dihadiri Sekda Kabupaten Kediri Dede sujana dan forkopimda Kabupaten Kediri.

Melalui sambutanya Sofyan Kurnia menyampaikan”dengan tema yang saat ini lebih mengedepankan Digitalisasi,hal-hal yang dilakukan oleh kami tidak lain memberikan rasa aman dalam bertransaksi juga untuk menghindari adanya kebocoran restribusi”.

“Memang untuk mengenalan program tersebut membutuhkan edukasi extra di masyarakat,manfaat Qris sendiri yang kita kenalkan di masyarakat banyak memiliki dampak positifnya,seperti menghindari adanya uang palsu,menjaga penyebaran virus covid -19,dan misal pedagang menggunakan penjualan sistem online,pembayaran bisa langsung dan hanya menjadwalkan pengiriman barang”.

Ditempat yang sama Bupati Kediri atau biasa di sapa Mas Dhito juga menjelaskan”program ini selain mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah(TP2DD)yang akan berkolaborasi dengan Tim TPID Kabupaten Kediri,hal ini tentunya dampak salah satunya  akan meningkatkan investasi dan pelayanan pemerintah kepada publik”.

“Setelah bulan kemarin di pasar papar melauncing program tersebut,dan saat ini berada di pasar induk besar pare,nantinya akan ada 3 pasar besar lagi yang akan kita launching program Qris atau pembayaran melalui sistem digitalisasi,yaitu pasar gringing,pasar keras dan pasar kandangan”.terang Mas Dhito.

Mas Dhito menambahkan”pencanangan program-program digitalisasi ini tidak lain juga berguna membangun perekonomian daerah,seperti apa yang telah ditekankan oleh presiden jokowi,untuk segera tingkatkan pemulihan ekonomi nasional(PEN)”

Pada kegiatan ini selain melaunching Program Qris yang di kenalkan kepada pedagang,Bank Jatim juga memberikan pemenang undian sebuah satu unit mobil kepada masyarakat yang telah menggunakan program kredit multi guna.

Disela kegiatan Mas Dhito menyempatkan diri untuk berbelanja di lapak-lapak yang sudah menyediakan pembayaran berbasis digital(Qris),serta juga memberikan himbauan terutama kepada jajaran pegawai pemerintah daerah,bisa menggunakan program dari bank jatim seperti kredit multi guna yang sangat banyak manfaatnya.(pan)


Loading...

Pos terkait

Loading...