Bupati Blora Dorong BPJS Kesehatan Cover Masyarakat Kurang Mampu

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Bupati Blora, Arief Rohman memimpin forum komunikasi para pemangku kepentingan utama Kabupaten Blora Semester 1 Tahun 2021 di Ruang Pertemuan Gedung Samin pada Selasa (25/5/2021).

Forum komunikasi ini sebagai sarana komunikasi untuk mempermudah koordinasi antar instansi yang terkait untuk menyelesaikan kendala operasional pelayanan kesehatan di lapangan. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Helti Endrasari Kusumowardhani.

Bacaan Lainnya

“Dalam forum ini sebagai sarana penyampaian dan koordinasi dengan Bupati dan jajaran OPD apabila ada aturan baru yang perlu disosialisasikan dan kendala apa yang perlu diselesaikan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Helti.

Lebih lanjut, Helti menyampaikan laporan dan beberapa catatan terkait dengan kepesertaan dan pembiayaan untuk BPJS Kesehatan baik dari PBI APBN, PBPU BP Pemda, swasta maupun mandiri.

“Kami laporkan bahwa capaian kepesertaan JKN-KIS Kabupaten Blora sejumlah 650.936 jiwa atau 71.50% dari populasi penduduk. Kami mendapatkan catatan untuk data DTKS di review kembali, apakah masih sesuai dengan kriteria atau tidak sehingga alokasinya dapat dialihkan untuk warga yanh lebih membutuhkan,” lapor Kepala BPJS.

Menanggapi hal tersebut Bupati menyampaikan arahannya agar OPD terkait berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan.

“Terimakasih Bu Helti dan jajaran BPJS Kesehatan atas laporannya, dan saya minta Kepala Dinas Sosial untuk bersinergi dan bekerjasama dengan BPJS untuk mensinkronkan data dimaksud sehingga tidak ada lagi masyarakat yang kurang mampu yang tidak terdaftar dalam kepesertaan BPJS Kesehatan,” kata Bupati

Bupati juga mencermati cakupan kepesertaan yang masih rangking ketiga dari bawah untuk ditingkatkan dengan memetakan cakupan segmen yang belum tercover.

“Kepesertaan BPJS Kesehatan untuk Kabupaten Blora masih sekitar 29.5% yang belum terdaftar (nomor 3 dari bawah), sehingga kita perlu memetakan segmen mana yang perlu kita dorong, cakupan segmen mana yang belum tercover, ini menjadi pekerjaar rumah kita bersama,” ungkapnya.

“Pelayanan kesehatan merupakan salah satu dari fokus kerja kami, sehingga harus meningkat lebih baik. Termasuk layanan BPJS Kesehatan harus terus ditingkatkan lagi. Dan saya mendorong desa yang jauh dari jangkauan rumah sakit, BUMDes nya kita dukung untuk membuat klinik kesehatan. Sekali lagi pelayanan kesehatan ini penting sehingga peran BPJS Kesehatan juga penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” pungkas Bupati.

Forum komunikasi dilanjutkan dengan pembahasan teknis yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blora.

Hadir dalam forum ini Kepala Dinas Sosial P3A, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala Dindukcapil, perwakilan Dinperinaker, perwakilan Dinas PMD, perwakilan Bappeda, perwakilan BPPKAD, Kabag Kesra serta Kepala Bagian Prokompim Setda Blora. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...