Polsek Arut Utara Amankan Pelaku Pencurian Buah Sawit PT BJAP

  • Whatsapp

ANALISA PUBLIK.COM |
Kotawaringin barat-
Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui
Kapolsek Arut Utara Ipda Agung Sugiharto mengatakan kembali amankan pelaku pencurian buah sawit milik PT BJAP di Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, kata Ipda Agung Sugiharto. Rabu, (26/05/2021).

Ipda Agung mengungkapkan terkait kronologis kejadian bahwa, adanya aktivitas orang melakukan pemanenan di PT BJAP, yang mana para pemanen ini bukan karyawan perusahaan. Hal tersebut ketahuan oleh petugas keamanan PT BJAP, ketika patroli di wilayah perkebunan. Pada saat ini 1 orang pelaku berinisial NOR digiring ke Polsek Arut Utara sedangkan 3 orang lainnya melarikan diri ketika petugas melakukan penyergapan.

“Kejadian ini hari Senin, 24 Mei 2021 sekitar jam 23.00 WIB, pada saat anggota Security PT. BJAP Pangkut melaksanakan patroli di areal perkebunan kelapa sawit mendapat informasi dari salah satu anggota Security bahwa di blok S102 afdeling 11 kebun 3 estate 2 ada kegiatan pemanenan buah kelapa sawit oleh orang luar perusahaan, kemudian tim patroli security menuju ke lokasi dan melakukan penyergapan dan diketahui ada 4 (empat) orang yang sedang memanen buah kelapa sawit, namun tim patroli hanya berhasil mengamankan 1 (satu) orang sedangkan 3 (tiga) orang lainnya berhasil melarikan diri,” jelas Kapolsek.

Kemudian Ipda Agung menjelaskan, para pelaku memanen dimulai pada jam 21.00 WIB. Adapun pelaku
3 orang yang melarikan diri ini kini ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang. Akibat kejadian ini PT. BJAP mengalami kerugian dengan jumlah 86 (Depalan Puluh Enam) janjang tandan buah sawit segar, senilai Rp.4.000.000,- (empat juta rupiah)

Barang bukti yang diamankan yaitu,
2 (dua) buah dodos,
1 (satu) buah angkong, 1 (satu) buah senter kepala,
86 (delapan puluh enam) janjang tandan buah segar.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 363 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun,” pungkasnya.

(R1D)


Loading...

Pos terkait

Loading...