DANA SWADAYA UNTUK PERBAIKAN AKSES JALAN ANTAR WILAYAH KECAMATAN

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM LAMONGAN – Pembangunan infrastruktur Jalan di Desa Kawistolegi Kecamatan Karanggeneng Kabupaten lamongan terus berjalan. Perbaikan jalan poros antar kecamatan ini murni Anggran Dana swadaya dari Masyarakat kawistolegi yang dibuat Pembangunan akses jalan Poros antar Kecamatan Karanggeneng ke wilayah Desa Tejoasri kecamatan laren,Minggu (30/05/2021).

Pembangunan Perbaikan Jalan yang dilakukan oleh pemdes Kawistolegi  Kecamatan Karanggeneng kabupaten Lomongan ini semula jalan Akses masuk desa yang beruba menjadi  jalan poros antar kecamatan yaitu Kecamatan Karanggeneng ke wilayah Desa Tejoasri kecamatan Laren  yang sebelumnya kondisinya rusak parah, dibangun dengan memanfaatkan dana swadaya Masyarakat. Pembangunan ruas jalan poros ini cukup penting mengingat jalan ini merupakan akses perekonomian dan pertanian warga sekitar.

Foto (Nur) kades Kawistolegi (Drs.Muhaji) Penutupan sementara akses jalan masuk Desa Kawistolegi

Pembangunan jalan tersebut terang saja disambut gembira Salah Satu Staf Desa Kawistolegi Hermanto (55), menyambut baik pembangunan jalan tersebut. Menurut dia, selama ini warga wilayah kecamatan laren harus menempuh jarak yang cukup jauh dan memutar untuk menjual hasil panen. Dengan adanya pembangunan perbaikan jalan ini, warga tak perlu memutar sehingga jarak tempuh semakin dekat dan tidak butuh waktu lama untuk menjual hasil tani.

“Tentu saja kami sangat gembira jalan ini dibangun oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kawistolegi. Ini merupakan bentuk perhatian bagi para warga karena jalan ini sangat penting dan sudah lama rusak,” ungkap Kades Kawistolegi Drs,  Muhaji.

Pihaknya berharap, pemdes Tejoasri kecamatan Laren juga ikut berfikir tidak Membisu dan apatis Karna  dengan dibangunnya perbaikan jalan poros ini, akses perekonomian masyarakat desa semakin mudah dan bisa membawa kemajuan perekonomian desa.
Terpisah, Kades Kawistolegi, Drs,Muhaji membenarkan selama ini akses jalan yang rusak menjadi kendala dan turut andil terhadap tingginya biaya produksi pertanian.

http://sck.io/p/SMhcdJZJ

Vitalnya kebutuhan akses jalan ini kemudian ditindaklanjuti dengan pembangunan,Tujuannya yakni ketersediaan infrastruktur jalan terutama yang menjadi prioritas utama.

“Dari 750.000 kepala keluarga yang ada di Kawistolegi sebagian besar menggantungkan hidupnya di sektor pertanian, sehingga kebutuhan akses jalan ini menjadi perioritas,” jelas dia.

Terkait rencana pembangunan jalan selanjutnya menunggu anggaran, menurut Drs.Muhaji merupakan wacana yang sudah lama. Namun baru saat ini rencana tersebut bisa terealisasi. Jalan tersebut dibangun sepanjang 500 meter dengan lebar tiga meter. Untuk pembangunan jalan ini setidaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 25 juta.(red/Nur)


Loading...

Pos terkait

Loading...