Ditemukan Kasus Antraks, Pemkab Tulungagung Awasi Perdagangan Sapi

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Tulungagung – Ada kasus antraks di Tulungagung. Pemkab Tulungagung melakukan pembatasan lalu lintas perdagangan sapi di lokasi yang ditemukan kasus antraks.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, karantina wilayah itu diberlakukan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo. Dalam pembatasan itu, seluruh ternak sapi dan sejenisnya tidak boleh diperdagangkan ke luar desa.

“Terkait (antraks) itu saya meminta pihak terkait, Forkopimcam yang ada di sana untuk mengadakan penyaringan khususnya di Desa Sidomulyo, pada ternak, seperti di-lockdown,” kata Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo pada Sabtu (5/6/2021).

Kementan Temukan Kasus Antraks dalam Kematian Puluhan Ternak di Tulungagung
Menurutnya, langkah itu diambil guna meminimalisir adanya penyebaran antraks di wilayah lain. Selain itu pihaknya juga telah menyiapkan tenaga veteriner untuk memantau secara khusus terhadap ribuan hewan ternak di Sidomulyo.

Langkah sterilisasi kandang juga dilakukan untuk mengurangi risiko paparan antraks. Sebab dalam satu desa tersebut jumlah sapi perah maupun pedaging mencapai ribuan ekor.

Maryoto menjelaskan, temuan kasus antraks itu diketahui setelah tim Kementerian Pertanian dan Balai Besar Veteriner turun langsung ke Sidomulyo, pasca adanya laporan kematian 25 ekor sapi dan tiga ekor kambing secara sporadis.
Pada tahap awal, tim kesehatan hewan tidak bisa melakukan penelitian sapi yang mati, karena bangkainya sudah tidak ada. Penelitian sampel sapi baru bisa dilakukan setelah ditemukan lagi sapi yang mati.
Di sisi lain, petugas juga memeriksa 44 ekor sapi hidup yang dipelihara para peternak.

“Hasil dari pemeriksaan sampel sapi yang mati tadi positif antraks, kemudian yang 44 dalam keadaan sehat,” imbuh Maryoto.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan Tulungagung Mulyanto mengimbau para peternak di Sidomulyo tidak panik. Namun segera mengambil langkah antisipasi dengan menjaga kebersihan kandang serta pakan.

“Yang utama adalah menjaga kebersihan kandang, kemudian memberikan makanan yang baik agar gizinya cukup staminanya juga bagus, terus kebersihan ternaknya,” pungkas nya.

(Endi S)


Loading...

Pos terkait

Loading...