Ratusan Rumah Nasabah Ditempeli Stiker ‘Bangunan Ini Dalam Pengawasan Bank Jateng

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Stiker bertuliskan ‘Bangunan Ini Dalam Pengawasan Bank Jateng. Dilarang mencabut/membuang tulisan ini tanpa seijin Bank Jateng Cabang Blora. Harap segera menyelesaikan urusan administrasi di kantor kami Jl. Pemuda Nomor 57 Blora’ ditempel di ratusan rumah nasabah. Diduga, penempelan stiker ini buntut ditetapkannya dua mantan pimpinan Bank Jateng Cabang Blora.

Salah satu nasabah Bank Jateng berinisial W mengungkapkan bahwa penempelan stiker ini sudah berlangsung lama, ada pula yang baru ditempelkan oleh pihak bank.

Bacaan Lainnya

“Sudah lama. Hampir semua yang dipanggil, rumahnya ditempeli stiker Bank jateng,” ucapnya, Selasa (08/06).

Bahkan dari keterangan W, adapula nasabah yang tidak mengetahui posisi keberadaan rumahnya. Sebab, setelah mendapat susuan (kembalian) ditinggal begitu saja.

“Saya diceritain tetangga seperti itu. Bahkan ada nasabah yang sudah meninggal tapi masih ditempeli juga,” tambahnya.

Sedangkan AS mengaku rumahnya baru saja ditempeli stiker Bank Jateng. Sebab, dia belum membayar beberapa bulan ini. Satu perumahan miliknya juga sama, semua ditempeli. Hanya satu, dua rumah saja yang tidak ditempeli.

“Baru saja ditempeli.Saya juga bingung, kalau seumpama lunas sertifikat tidak ada terus bagaimana? Saya malah kehilangan banyak uang, sebab sudah keluar uang banyak,” bebernya.

Berbeda dengan AN, dirinya tidak tahu kalau rumah yang ditempatinya ditempeli stiker Bank Jateng. Dirinya baru tahu setelah bangun tidur.

“Saya kontrak di sini. Bangun-bangun sudah ada itu stiker. Semua rumah kayaknya ditempeli, yang ada penghuninya juga,” terangnya.

Sementara itu, Pimpinan Bank Jateng Cabang Blora Tri Nugroho saat dikonfirmasi melalui whatsappnya mengaku tidak tahu menahu adanya penempelan stiker tersebut. Dirinya juga menyangkal penempelan stiker tersebut ada kaitannya dengan kasus yang menimpa Bank Jateng saat ini.

“Gak ada mas, oh maaf ya, saya gak bisa memberi penjelasan lebih lanjut nggih,” kata Tri Nungroho. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...