Mulai 11 Juni, Pemkab Blora Larang Masyarakat Gelar Hajatan

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mulai hari ini, Jumat (11/06) secara resmi telah melarang masyarakat menggelar hajatan yang menimbulkan kerumunan, seperti resepsi pernikahan/khitanan dan kegiatan sejenisnya. Hal ini dilakukan mengingat grafik lonjakan kasus Covid-19 yang meningkat tajam di beberapa daerah.

Larangan tersebut tertuang dalam nota kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Bupati Blora Arief Rohman, Ketua DPRD Blora, HM. Dasum, Kapolres Blora, AKBP Wiraga Dimas Tama, Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi, Kepala Kejaksaan Negeri Blora, Yohanes Afilla Agus A., serta Kepala Kementerian Agama Blora, Suhadi di halaman depan Mapolres Blora, Jumat (11/06).

Bacaan Lainnya

Bupati Blora, Arief Rohman bertindak sebagai Inspektur Apel mengatakan harapannya agar Kabupaten Blora tidak menjadi zona merah dalam sebaran kasus Covid-19.

“Oleh karena itu, mulai hari ini, (11 Juni 2021), acara-acara seperti hajatan, sedekah bumi, dan acara-acara yang memungkinkan menimbulkan kerumunan akan kita tiadakan,” tegasnya.

Pihaknya meminta agar kesepakatan ini diatur secara teknis oleh pihak-pihak terkait, yaitu Satgas Kecamatan dan Satgas Desa/Kelurahan.

“Semua Satgas harus cermat terhadap kegiatan-kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan,” lanjutnya.

Arief Rohman meminta kesadaran dan kesabaran dari seluruh masyarakat Blora untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan.

“Mencermati angka Covid-19 yang terus meningkat di Blora. Masih ada waktu bagi kita untuk menekan angka ini. Jangan sampai Blora menjadi zona merah,” ujar Bupati.

Arief Rohman menyatakan akan menindak tegas bagi pelanggar protokol kesehatan dengan pemberian sanksi bagi pelakunya.

“Satgas akan memberikan pembinaan dan menindak tegas terhadap masyarakat yang masih mengabaikan protokol kesehatan. Karena kesehatan masyarakat adalah yang utama,” pungkasnya. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...