Mereka Tidak Berhak Menarik Sepeda Motor Dengan Dalil Apapun

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Sidoarjo -Sejak peristiwa perampasan sepeda motor yang dilakukan oleh oknum debt colletor empat hari yang lalu dan sudah dilaporkan oleh korban (AM) 16 tahun bersama orang tuanya ke Polresta Sidoarjo, kini keluarga korban menunggu kerja kepolisian untuk bisa cepat menangkap para pelaku perampasan.

H. Muhajir Wahyu Ramadhan (orang tua korban) selaku CEO Media Analisa publik.com, Senin (14/6) melalui telpon mengatakan agar para pelaku perampasan segera ditangkap karena sudah banyak para korban yang menjadi sasaran para debt collector (termasuk anak saya yang menjadi korban) tanpa prosedur yang jelas dan resmi dalam pengambilan sepeda motor,’ tegasnya.

“Saya percaya pada kinerja kepolisian dalam mengungkap masalah tersebut. Kita menunggu hasil kerja kepolisian sebab kita sudah melaporkan hal perampasan tersebut dengan jalur hukum”,’ terangnya.

“Pihak Wom atau leasing tidak berhak untuk menyita barang itupun sudah diasuransikan jika mana sudah terjadi akad kredit itu yang pertama. Kedua jika itu dilelang seperti yang ada di surat pemberitahuan Wom yang diberikan pihak oknum yang merampas sepedanya anak saya kemarin itu harus ada bukti surat dari pengadilan,’ jelasnya.

“Mereka tidak berhak menarik atau merampas sepeda motor dengan dalil apapun,’ tandasnya.

Saat analisapublik.com menghubungi Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo melalui pesan singkat WhatsApp, belum mendapat balasan. (HERI)


Loading...

Pos terkait

Loading...