Puslitarkenas Lakukan Penelitian Barang Peninggalan Sejarah Kerajaan Di Kabupaten Kediri

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Kediri.Tim Peneliti dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional ( puslitarkenas ) Kemendikbud-Ristek RI, melanjutkan penelitian dan penggalian Candi Adan-Adan yang berada di Dusun Genuk, Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Penggalian Candi Adan-Adan sendiri sudah dilakukan beberapa tahap sejak tahun 1991 lalu, Penelitian dan penggalian tahun 2021 ini adalah tahap kelima.

Pada penggalian tahap kelima yang dimulai tanggal 3-14 Juni ini,tim menemukan dua buah gentong atau genuk yang terbuat dari batu andesit.senin(14/6)

Sukawati Susetyo, M.Hum., Ketua Tim Penelitian Candi Adan-Adan, menjelaskan tujuan penggalian kaliini untuk memperjelas bentuk denah dari Candi Adan-Adan. 

“Jika selama ini baru ketahuan seperempat (dari luas sebenarnya) dan belum menemukan sudutnya, maka (penggalian) yang sekarang untuk memperjelas denahnya,” kata Wati, sapaan Ketua Tim Peneliti Candi Adan-Adan.

Menurut Wati, tim sudah menemukan sudut yang di sisi barat daya. Sekarang tinggal menarik garis lagi ke arah timur untuk mengetahui berapa panjang dinding candi sisi selatan. 

“Yang ditemukan ini adalah bangunan CandiAdan-Adan, kemungkinan  peninggalan Kerajaan Kediri pada abad 12 -13: ujarnya.

Untuk luas candi, Wati menerangkan bahwa untukinduk candi saja lebih dari 700 meter persegi. Belum termasuk pagar keliling dan ada pemukimannya.

“Kalau (berdasarkan) dari temuan Arca Bodhisatwa dan Arca Budha, Candi Adan-adan ini berlatar belakang candi Budha. CandiAdan-Adan ini sama dengan Candi Borobudur, yaitu sama-sama candi Budha aliran Budha Mahayana,” terangnya.

Terkait dengan temuan dua gentong atau genuk di sisi barat daya, yang berjarak sekitar 500 meter dari candiinduk, dia menduga hal tersebut merupakan peninggalan dari permukiman penduduk.

“Kalau gentong atau genuk, kita asumsikan sebagai tinggalan pemukiman ya, karena di sekitarnya juga kita menemukan keramik dan menemukan batu pipisan,” tutup Wati.

Seperti diketahui, Situs Adan-Adan merupakan situs arkeologi berupa temuan benda bersejarah seperti batuan fondasi candi, makara, sistem pertirtaan (pengairan) yang diduga berupa embung, pecahan keramik, dan beberapa arca peninggalan era Kerajaan Kadiri dan Singosariyang terletak di Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.  Situs yang juga disebut Candi Gempur atau Candi Adan-Adan ini berada di sekitar permukiman penduduk yang juga berdekatan dengan kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Serinjing yang menjadi daerah aliran lahar dingin Gunung Kelud.(pan/kom)


Loading...

Pos terkait

Loading...