Rembug Stunting Dalam Rangka Perencanaan Konvergensi Stunting di Desa Dono

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Tulungagung – Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.

Salah satu langkah yang ditempuh Pemkab Tulungagung adalah kegiatan Rembug Stunting Tahun 2021, bertempat di Balai Desa Dono Kecamatan sendang Kab Tulungagung.

Acara Rembug Stunting ini, dihadiri sekitar 35 orang terdiri dari unsur kecamatan,BPD, Bidan,PKK,Kader Posyandu, tokoh masyarakat, Kepala desa ,perangkat, perwakilan ibu hamil dan Balita stunting.

Kepala Desa Dono Priyambodo ( Bodong ) panggilan akrab sehari hari juga menambahkan Rencana kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stunting telah disepakati oleh lintas sektor dalam Rembug Stunting, pada hari Kamis, 24/06/2021.

Sementara Bapak Indiono,S.sos, dari unsur Kecamatan Sendang, mengatakan stunting bukan sekedar kata-kata, stunting bukan sekedar ungkapan, tapi stunting harus dicegah bahkan harus dihilangkan untuk menghasilkan generasi muda yang sehat, cerdas dan produktif.

“Pelaksanaan pencegahan dan penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu/terintegrasi melibatkan banyak sektor Pemerintah, dunia usaha, unsur masyarakat, organisasi profesi maupun akademisi.” Jelasnya.

Pada kesempatan ini kepala Desa Dono, juga mengajak kepada jajaran organisasi masyarakat (Muslimat, Aisyiah), LSM maupun organisasi profesi untuk bergandengan tangan bekerjasama dalam pendampingan perubahan perilaku masyarakat melalui upaya dalam mendukung promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan masyarakat, pungkasnya.

(Endi S)


Loading...

Pos terkait

Loading...