Bupati Blora Akan Berikan Gajinya ke Masyarakat Selama Pandemi, Warsit : Jangan Tergesa-gesa

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Sejumlah 2158 masyarakat berdampak pandemi di Kabupaten Blora akan menerima bantuan Jaring pengaman sosial.

“Untuk bantuan JPS (Jaring Pengaman Sosial) sejumlah 2.158 penerima untuk 24 kelurahan se-Kabupaten Blora akan diserahkan tanggal 19 Juli 2021,” ungkap Bupati Blora, Arief Rohman.

Bacaan Lainnya

Selain itu, sebanyak 600 pedagang kaki lima (PKL) juga akan diberikan bantuan berupa sembilan bahan pokok atau sembako pada hari Kamis, 16 Juli 2021 mendatang.

“Untuk teman-teman kalau ada tetangganya yang tidak mampu, yang potensi tidak bisa makan silahkan diajukan agar tepat sasaran. Minta data foto copy KTP dan KK untuk kita berikan bantuan beras,” ujarnya di salah satu di group Whatsaap.

Bantuan tersebut berasal dari Cadangan pangan tidak terduga Pemkab Blora. Perhari ini sejumlah 2000 pedagang pasar di Blora sudah mendapatkan bantuan 5 kilogram beras.

“Diserahkan 5 kilogram beras untuk 2000 pedagang sudah di serahkan untuk seluruh pasar yang ada di Blora,” jelasnya.

Arief Rohman juga menyampaikan bahwa gajinya sebesar Rp 5 juta perbulan akan disumbangkan untuk penanganan Covid-19 selama pandemi berlangsung.

“Prinsipnya kita sepakat bahwa tidak boleh ada rakyat kita yang tidak bisa makan. Tolong dilaporkan kalau ada tetangganya yg berpotensi tidak bisa makan,” pungkasnya.

Sementara itu, Warsit salah satu anggota DPRD Blora mengapresiasi inisiatif Bupati Blora tersebut.

“Itu kan ya contoh sangat baik, pemimpin dengan ikhlas merelakan haknya kepada rakyat. Bila semua pemimpin di negeri yang indah sadar, rakyat senang dan makmur. Itu adalah contoh pemimpin yang sangat bijak, sangat menyatu dengan rakyat,”

Dirinya berharap, Bupati tidak tergesa-gesa dalam mengolah data penerima dengan memaksimalkan kinerja OPD terkait.

“Jangan sampai tergesa-gesa dalam memvalidkan data agar tidak salah sasaran,” tandasnya. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...