Kadinkes Banyuwangi : Klinik Anugerah dan Lanal Yang Izin Operasionalnya di Wilayah Ketapang

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono

ANALISAPUBLIK.COM | Banyuwangi – Klinik dan fasilitas kesehatan (Faskes) yang memiliki ijin rapid test antigen di wilayah Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi tak lebih dari lima. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Banyuwangi, dr Widji Lestariono.

Sehingga calon penumpang kapal dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk agar selektif memilih lokasi rapid test

Bacaan Lainnya

“Untuk klinik yang beroperasi di wilayah Ketapang dan telah memiliki ijin operasional hanya Klinik Anugerah dan Lanal,” tegas Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, rabu (21/7/2021).

Klinik Anugerah dan Lanal beroperasi di luar area Pelabuhan ASDP Ketapang. Lokasinya tak jauh dari kawasan Pelabuhan ASDP Ketapang maupun Tanjungwangi. Menurut dr Rio panggilan akrabnya, selain dua itu ada faskes yang memiliki ijin operasional berada di dalam Pelabuhan ASDP Ketapang.

“Di dalam Pelabuhan ASDP Ketapang terdapat Sun Life dan Shinta. Nggak tahu Kimia Firma masih apa nggak. Untuk yang didalam pelabuhan menjadi kewenangan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan),” terangnya.

Klinik Anugerah dan  Lanal, lanjut Rio, sudah terdaftar di Dinkes Banyuwangi sebagai fasilitas kesehatan sesuai ijin operasional di Ketapang. Adapun faskes lain yang beberapa waktu lalu disidak sebetulnya telah memiliki ijin. Hanya saja lokasi operasionalnya tak sesuai.

“Sesuai permintaan Danlanal agar ditertibkan sesuai ijin area operasional,” lanjutnya.

Lalu bagaimana nasib faskes di luar area Pelabuhan Ketapang yang ditutup karena area ijin operasionalnya tak sesuai. Secara gamblang dr Rio bilang masih ada peluang.

“Kalau ada yang ingin melayani rapid tes antigen (di Ketapang) harus mengurus ijin operasional di wilayah itu,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, tim gabungan dari TNI AL, Dinkes, dan Satgas Covid-19 Kecamatan Kalipuro menggelar razia klinik maupun laboratorium yang melayani rapidtest swab antigen di kawasan Pelabuhan Ketapang pada sabtu lalu (17/7/2021). Dalam aksi itu ditemukan kurang lebih 10 faskes yang diduga ijin operasionalnya tak sesuai. (Bud)


Loading...

Pos terkait

Loading...