Warga Bersihkan Limbah PT. AKS di Selokan, Ketebalan Capai 20 Cm

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Yatman (65) warga Desa Kamolan Kecamatan Blora kota membersihkan limbah dari PT. Angkasa Karya Sejahtera (AKS) yang menimbun di selokan depan rumahnya.

Hal ini dilakukannya agar saat hujan tidak mengganggu saluran air atau selokan. Limbah dengan ketebalan sekitar 20 cm itu, dia pindahkan ke samping rumahnya untuk dimanfaatkan sebagai pupuk tanaman. Padahal, penggunaan limbah abu sekam ini harus melalui proses terlebih dahulu.

Bacaan Lainnya

“Saya bersihkan karena sudah tebal, biasanya hanya berkumpul di dekat lubang saluran pembuangan air. Tapi ini hanyut akibat hujan hari kemarin. Katanya bisa dijadikan pupuk tanaman,” ucap Yatman, Rabu (11/08).

Dirinya mengaku masih sedikit merasakan gatal, tapi karena sudah terbiasa sehingga ia mengabaikan rasa gatal itu. Yatman menambahkan, pabrik beroperasi mulai pukul 19.00 hingga 06.00 WIB dengan dua mesin sehingga menyebabkan suara bising.

“Operasi pabrik sekitar jam 7 malam sampai jam 6 pagi. Saya tahu karena suara mesin yang bising. Kalau sore gini mungkin satu mesin yang dinyalakan, jadi tidak kedengaran bisingnya. Terus kalau malam karena pakai dua mesin. Kan kedengaran suaranya,” tambahnya.

Berdasarkan temuan hasil peninjauan lapangan dari tim DLH Blora menyebutkan ada beberapa dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan perusahaan tersebut, diantaranya berupa penurunan kualitas udara (debu) dan kebisingan dikarenakan operasional mesin pengeringan padi terletak di dekat jalan Kamolan-Banjarejo. Selain itu, DLH Blora akan melakukan pengujian udara saat mesin drayer beroperasi.

Sri Jatmiko, Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Bidang Penataan Dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Blora ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa tim laboratorium sudah turun ke lokasi untuk menguji kadar udara di sekitar pabrik. Namun dirinya belum mengetahui hasilnya.

“Kayaknya (Selasa) kemarin sudah, tapi saya gak ikut karena penilaian Desa sama Ibu Ketua PKK Kabupaten, bu Aini dan baru selesai Selasa kemarin mas. Hasil uji labnya saya belum tahu. Besuk caba saya tanyakan mas,” kata Jatmiko.

Sementara itu, Dian Nafika Sari selaku Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Blora hingga berita ini tayang belum memberikan tanggapannya terkait hasil pengujian kadar udara di sekitar PT. AKS. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...