Viral Pemuda Ditendang Oknum Satpol PP, Ternyata Kejadiannya di Blora

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Blora – Viral di media sosial video oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menendang seorang pemuda.

Video singkat itu memperlihatkan sejumlah cowok dan cewek sedang jongkok. Tiba-tiba muncul seseorang berpakaian seragam Satpol PP di punggungnya langsung menendang dengan kaki kanan ke wajah salah satu pemuda itu. Sedangkan pria satunya berkaos hitam dan memakai topi melerai tindakan oknum Satpol PP tadi.

Bacaan Lainnya

“Heh..heh, ojo ngunu (Jangan begitu_red),” ucap seorang pria dalam video.

Kepala Satpol PP Blora, Djoko Sulistiyono mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada dini hari tanggal 20 Agustus 2021 di daerah Mentul Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.

“Anak-anak muda itu pada pesta miras, cowok cewek, bisa dikatakan ada pesta sex juga lah. Kejadian itu bertempat di kost-kostan,” ungkapnya, Kamis (02/09).

Pihaknya menjelaskan, anggotanya saat itu mendapat laporan dari masyarakat adanya sejumlah pemuda pemudi yang sedang pesta minuman keras (miras) di kos-kosan.

“Masyarakat sekitar itu rame, lapor dengan telpon ke anggota Satpol PP Kecamatan, Yoga sama Ilham, terus datang ke TKP sudah mendapati kondisi seperti yang ada di video itu (sudah diamankan warga-red),” terangnya.

Dalam penertiban tersebut, anggotanya juga menemukan senjata tajam (sajam) dan miras yang kemudian diserahkan ke Polsek. Namun saat ditanya soal kepemilikan sajam tersebut mereka tak ada yang mengakui.

”Sajamnya ada 3 dari keterangan anggota di lapangan. Karena pengaruh alkohol, mereka ndrememel (ngomong sendiri-red) dan lain sebagainya,” ujar Djoko.

Dirinya mengaku, anggotanya saat itu dalam keadaan emosi karena ada kata-kata yang terlontar dari pemuda yang membuatnya jengkel.

“Petugas bernama Ilham terpancing emosinya, mungkin karena capek juga. Sehingga terjadi insiden tendangan tersebut, tapi dia sudah mengakui kesalahannya,” tambahnya.

Djoko mengaku sudah memberikan sanksi dan pembinaan terhadap anggotanya yang melakukan aksi tersebut.

“Kita sudah sanksi mereka, sudah kita tarik ke Blora. Keduanya kita beri sanksi dan jaga di lobi, jadi tidak di Cepu lagi,” pungkasnya. (Jay)


Loading...

Pos terkait

Loading...