Paripurna Penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda Tentang Perubahan APBDTahun 2021

  • Whatsapp

ANALISAPUBLIK.COM | Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2021, Sabtu ,(11/09/2021)malam.

Acara dilaksanakan di Ruang Graha Wicaksana Gedung DPRD Tulungagung dan dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono, S.Sos, serta dihadiri Bupati Tulungagung, Drs,Maryoto Birowo, M.M, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs, Sukaji, M.Si, beserta Perangkat Daerah terkait, Wakil Ketua DPRD beserta Anggota DPRD Tulungagung.
“Bupati Maryoto Birowo dalam Sambutannya menyampaikan, Perubahan Pendapatan Belanja Daerah yang disebabkan naiknya Pendapatan Asli Daerah ( PAD) yang bersumber naiknya Pajak Daerah. Hal tersebut terjadi karena adanya Penyesuaian Nilai Jual Obyek Tanah ( NJOP ) pada tahun 2020 yang mulai dilaksanakan pada tahun 2021 yang cukup berpengaruh pada Penerimaan PBB dan BPHTB.
“Pendapatan Daerah yang mengalami kenaikan karena adanya pendapatan hibah dan BOS ( Belanja Operasional Sekolah ) serta penurunan Alokasi Transfer Pusat terutama Dana Alokasi Umum ( DAU ) dan Penanganan Covid -19 masih di prioritaskan serta Jaring Pengaman Sosial dan Pemulihan Ekonomi Daerah,”Ungkapnya.

Bupati Maryoto juga menjelaskan terkait komposisi Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda ) tentang perubahan APBD Tahun 2021 Kabupaten Tulungagung.
Pendapatan semula Rp.2.394.260.074.478 bertambah Rp.227.244.930.060. jumlah Pendapatan setelah perubahan menjadi Rp.2.621.504.977.538.
Sedangkan Belanja Semula Rp 2.506.260.047.478 bertambah menjadi Rp 539.024.710.463. setelah perubahan Rp 3.045.284.757.841.Devisit setelah perubahan yaitu Rp 423.779.780.403.
Penerimaan Pembiayaan semula Rp 120.500.000.000 bertambah menjadi Rp 326.779.780.403, jumlah setelah perubahan Rp 447.279.780.403, sedangkan jumlah pembiayaan netto setelah perubahan Rp 423.779.780.403 dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun tersebut ( Silpa ) Rp 0,0,”jelasnya.
“Rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 disusun dengan Prediksi Penerimaan yang lebih Realistis penuh hati – hati dan selanjutnya dialokasikan sesuai bidang prioritas yang dapat menunjang pelaksanaan roda Pemerintahan, Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dengan mempertimbangkan sisa waktu tahun Anggaran berjalan.”pungkas Maryoto.

Ketua DPRD Tulungagung Marsono,S.Sos juga menambahkan, dalam penyerahan Nota Keuangan Perubahan APBD Tahun 2021 masih memfokuskan anggaran guna percepatan penanganan Covid -19, Kondisi Kabupaten Tulungagung masih dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 bagaimana kita bisa menekan penurunan ke level 2 atau 1,”ungkap Marsono.
( Endi S )


Loading...

Pos terkait

Loading...